Penduduk Garut Berantusias Saksikan Film Kebiadaban PKI

by
Ilustrasi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 29/09 – 2017 ).

Ilustrasi.

Ragam elemen dan komponen masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan sangat antusias mengikuti “nonton bereng” (nonbar) pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI digelar di sejumlah tempat dalam beberapa hari terakhir ini.

Tak hanya pada lingkungan Markas TNI seperti di Makodim 0611 Garut, dan Makorem 062 Tarumanagara berkaitan instruksi Panglima TNI kepada jajaran TNI untuk menggelar nobar film besutan Arifin C Noer itu, nobar juga digelar penduduk di pelbagai titik lokasi daerah.

Penyelenggaraannya pun beragam, baik di tempat terbuka maupun tertutup, mulai lingkungan sekolah seperti di SMKN 1 Garut di Kecamatan Tarogong Kidul, dan SMAN 30 Garut di Kecamatan Cihurip, di lingkungan kantor pemerintahan desa seperti di Desa Tarogong Kecamatan Tarogong Kidul, alun alun Kecamatan Cibatu, dan di Kecamatan Sukaresmi.

Pemkab Garut bahkan menggelar nobar film dokudrama produksi 1984 itu dengan diperkuat terbitnya edaran nonbar dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut. Nobar rencananya digelar di Gedung Pendopo.

Di Kecamatan Sukaresmi, acara nobar diwarnai aksi penanaman bibit tanaman keras di sekitar hulu DAS Cimanuk.

DPD PKS Garut menggelar nobar di depan kantor DPD PKS Jalan Pembangunan dengan menyediakan suguhan makanan khas Sunda, serta doorprize bagi penonton, Sabtu (30/09-2017) besok.

Pada hari sama, Aliansi Umat Islam Garut menggelar nonton film G30S/PKI dipadukan dengan acara doa bersama di depan Gedung KNPI Garut Jalan Ahmad Yani.

Sejumlah penyelenggara menyebutkan tujuan nobar film G30S/PKI tersebut, yakni agar masyarakat terutama kalangan generasi muda tak melupakan sejarah kelam yang pernah menimpa bangsa Indonesia, serta agar peristiwa tersebut tak terulang lagi di masa depan.

“Ini agar menjadi pengingat bagi masyarakat, sekaligus memperkenalkan pada anak cucu akan bahaya laten paham komunisme,” ungkap Ketua DPD PKS Garut Wawan Kurnia didampingi Wakil Sekretaris Humas Wildan Nurfahmi, Jumat (29/09-2017).

Wildan katakan, acara nonbar film berlatar belakang sejarah kekejaman PKI itu akan digelar serentak PKS di seluruh tingkat kabupaten hingga tingkat DPC di seluruh Garut pada malam 30 September 2017.

Kepala Bakesbangpol Garut Wahyudijaya menyebutkan, perlunya pemutaran ulang film G 30 S PKI itu selain mengingatkan sejarah yang nyaris terlupakan, juga sebagai upaya mewaspadai munculnya indikasi kebangkitan konsep, dan ideologi PKI (Partai Komunis Indonesia) di Indonesia.

“Secara kelembagaan sejak keluarganya Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966 memang PKI sudah tak ada lagi. Tetapi jika melihat konsep yang digulirkannya, tak ada istilah mati. Kapanpun ideologi PKI itu bisa, dan akan bangkit lagi. Ini yang perlu diwaspadai seluruh komponen bangsa ini,” tandasnya, mengingatkan.

“Dalam pada itu, warga komplek Perum Citra Jaya Sentosa Tarogong Kidul juga menggagendakan nonton bareng film G30S PKI” pada Sabtu malam (30/09-2017).

*******

(NZ).