Pencurian Komputer SMP di Garut Sangat Meresahkan

0
11 views
Cecep Firmansyah, M.Pd.
Ilustrasi. Komputer.

“Merebak-marak Jelang UNBK SMP April 2020” 

Garut News ( Senin, 21/10 – 2019 ).

Merebak-maraknya aksi pencurian komputer beserta pirantinya milik sejumlah SMP menjelang penyelenggaraan ‘Ujian Nasional Berbasis Komputer’ (UNBK) SMP April 2020 mendatang di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kini sangat meresahkan para penyelenggara pendidikan menengah pertama tersebut.

Hingga berita ini disusun, Senin (21/10-2019), terdapat sedikitnya 41 unit komputer raib digasak pencuri, juga sepuluh unit CPU, server, dan infocus lenyap dibawa kabur manusia bermoral satwa lantaran mengambil barang tak seizin pemiliknya.

Hilangnya puluhan unit komputer beserta ragam perangkat penunjang itu, sangat disesalkan Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan kabupaten setempat, Cecep Firmansyah, M.Pd.

Sehingga skandal yang hingga sekarang masih belum menandakan kembali ditemukan, juga pelaku bahkan mungkin ada penadahnya belum berhasil diringkus aparat penegak hukum ini, mendesak segera penggantian pengadaannya ditanggulangi Pemkab Garut.

“Masih memungkinkan diusulkan pemenuhan biayanya bersumber APBD 2020 mendatang, untuk digunakan pada penyelenggaraan UNBK SMP April 2020,” imbuh Cecep Firmansyah.

Kepada Garut News, Senin (21/10-2019), dia katakan musibah lenyapnya puluhan unit komputer dari sejumlah SMP, sama sekali tak ada unsur kesengajaan. Malahan pengamanan sarana ruang kelas penyimpanannya pun dikunci ganda.

Kepala SMPN 1 Banjarwangi, Ai Nuraini mengaku sempat mengalami stres berat menyusul 21 unit komputer beserta server dan infokus bertotal nilai Rp200 juta milik sekolah hilang sekitar 16 Oktober 2019 malam.

Diketahui pagi keesokan harinya dengan kunci berlapisnya berserakan dilantai, justru yang dirusak pintu terali besi ruang kelas penyimpanan komputer, yang terletak di tengah komplek sekolah.

“Pengadaan komputer untuk UNBK SMP April 2020 dibeli bertahap sesuai kemampuan dana sekolah, malahan sekarang menjadi lenyap,” ungkap Ai Nuraini bernada sangat prihatin.

Kasus pencurian 20 unit komputer lainnya terjadi pula di lingkungan SMP Kecamatan Bungbulang II, berlangsung sekitar Ahad malam (20/10-2019), sedangkan di SMP Satu Atap II Kecamatan Caringin kehilangan sepuluh unit CPU terjadi nyaris pada sepekan terakhir.

Sumber lainnya mengungkapkan, skandal pencurian komputer milik SMP kerap terjadi nyaris pada setiap tahunnya, termasuk pada SMP di kawasan Garut Utara.

Tetapi hingga kini para pelaku beserta kemungkinan ada jaringan serta penadahnya, juga nyaris tak terdengar bisa berhasil diungkap maupun diproses tuntas aparat penegak hukum.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Totong masih belum berhasil dikonfirmasi.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here