Penambangan Pasir Ilegal di Samarang Terpaksa Ditutup

Garut News ( Jum’at, 07/02 – 2014 ).

Foto Ilustrasi. (John Doddy Hidayat).
Foto Ilustrasi. (John Doddy Hidayat).
Aktivitas penambangan ilegal galian C jenis pasir selama ini beroperasi di Kampung Engkol,Tanjungkarya, Samarang, garut, Jawa Barat, terpaksa ditutup.
“Kami melakukan sidak bersama sejumlah dinas terkait setelah menerima beragam keluhan masyarakat tentang aktivitas penambangan liar galian C di daerah mereka,” kata Wakil Ketua Komisi B, Ade Suryana Hermanto.

Menurut dia, warga mengeluh lantaran selain dikhawatirkan menimbulkan bencana longsor, juga bisa berakibat terganggunya aliran air bersih kebutuhan penduduk sehari-hari.

Air mengalir dari sumber mata air Tanjungpura itu pun kondisinya menjadi keruh bercampur lumpur, dan butiran pasir.

Lantaran air itu digunakan penambang untuk aktivitas penambangan pasir mereka.

Air disedot melalui pipa berukuran besar menggunakan mesin diesel kemudian disemprotkan mendorong pasir mengalir berkumpul di bawah bukit.

“Dugaan kuat oknum pengusaha di daerah ini meyalahgunakan air tersebut untuk galian pasir. Mata air di kampung itu menjadi keruh dan kotor sebab disedot melalui pipa berukuran besar menggunakan mesih diesel. Maka, kami minta galian c ilegal ini ditutup,”
katanya.

Ade katakan, selain mata air terganggu, aktivitas penambangan liar itu mengakibatkan kondisi jalan Desa Tanjung Karya rusak parah.

Sebab kekuatan jalan desa ini, tak sebanding beban lalu lalangnya kendaraan truk bermuatan pasir.

Ade meminta Bupati Garut, agar segera turun ke lapangan mengetahui langsung keluhan masyarakat selama ini.

******

Zainul, John.

Related posts

Leave a Comment