Penambang – Pengrajin Batu Akik Perlukan Bapak Angkat

0
8 views

Garut News ( Senin, 22/09 – 2014 ).

Uu Saepudin.
Uu Saepudin.

Kepala Dinas “Sumber Daya Air dan Pertambangan” (SDAP) Kabupaten Garut, Uu Saepudin menyatakan para penambang dan pengrajin batu akik kini mendesak perlukan bapak angkat.

Sehingga lebih mudah diproteksi, sekaligus bapak angkat antara lain berperan senantiasa menjaga bahkan meningkatkan kualitas, serta pemasaran komoditi tersebut.

Lantaran, adanya bapak angkat dipastikan para penambang dan pengrajinnya lebih mudah terkoordinir, terbina serta teradvokasi memulihkan kembali bekas lokasi atawa lingkungan penambangan, ungkapnya kepada Garut News, Senin (22/09-2014).

Diperlukannnya bapak angkat, sebab usaha penambang dan pengrajin merupakan home industri, katanya.

Mereka mungkin selama ini tak padat modal serta tak padat teknologi, ungkap Uu pula.

Pertimbangan lainnnya perlu bapak angkat, lantaran potensi tambang batu akik di Garut tersebar antara lain di Kecamatan Bungbulang, Caringin, Singajaya, Cihurip, dan Cisurupan.

Jenis batu akik dihasilkan terutama jenis chrysoprase chalcedony. Daerah tersebut juga kawasan potensi tambang emas, galena, dan tanah malkalit untuk tembaga.

Mencegah kemungkinan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang batu akik, pihaknya berharap para pelaku usaha tambang batu akik mematuhi pelbagai ketentuan berlaku.

“Penambangan itu memang kadang tak kasat mata. Begitu pun pelakunya. Apalagi bila scope-nya kecil. Lantaran lokasinya jauh, saat kita datang, masyarakat menghentikan aktivitasnya, dan kita hanya menemukan bekas galian-galian kecil. Ini sulitnya,” katanya.

*******

Esay/Foto : Jdh.