Pemudik Bersepeda Motor Roda Tiga Lintasi Garut

0
157 views

Esay / Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 10/07 – 2016 ).

Dadang Bersama Keluarga Nikmati Mudik Lebaran Meski Bersepeda Motor Roda Tiga.
Dadang Bersama Keluarga Nikmati Mudik Lebaran Meski Bersepeda Motor Roda Tiga.

Kalangan pemudik dari Jakarta beserta keluarganya pulang pergi dari Kabupaten Ciamis.

Dengan melintasi jalan Kabupaten Garut, seperti halnya dilakukan Dadang (bukan nama sebenarnya).

Lelaki berusia sekitar 45 tahun tersebut, beserta istri dan seorang anak laki-lakinya, mengaku bisa menikmati perjalanan mudik Lebaran Idul Fitri 1437 H/2016 ini.

Meski hanya berkendaraan sepeda motor beroda tiga, tetapoi asyik juga, katanya.

Keluarga Bisa Tidur Pulas Selama Menempuh Perjalanan Panjang.
Keluarga Bisa Tidur Pulas Selama Menempuh Perjalanan Panjang.

Kendati dikepung kemacetan arus lalu lintas sekalipun.

Namun keluarga bisa beristirahat tidur cukup nyenak di dalam bak motornya.

Walaupun hanya dilengkapi penutup atap sangat sederhana.

“Keluarga juga bisa sekaligus melengkapi istirahatnya dengan kasur kecil, bantal, selimut, serta perbekalan makanan dan minuman ringan untuk selama dalam perjalanan,” katanya kepada Garut News saat terjebak antrian kemacetan arus ragam jenis kendaraan di Tutugan Leles atawa Leuweung Tiis, Ahad (10/07-2016) sore.

Bisa Rehat Disaat Setiap Terjebak Antrian Panjang Kemacetan Arus Lalu Lintas.
Bisa Rehat Disaat Setiap Terjebak Antrian Panjang Kemacetan Arus Lalu Lintas.

Ditemui saat menjalani arus balik Lebaran, Dadang katakan menempuh perjalanan dengan melintasi Tasikmalaya, Singaparna, dan Kabupaten Garut.

Lantaran dia menilai tak sepadat jika melintasi Ciawi – Malangbong – Balubur Limbangan, katanya.

Ternyata pemudik bersepeda motor roda tiga bersama keluarga itu, tak hanya dilakukan Dadang. Melainkan terdapat pula sejumlah pemudik lainnya.

Seperti di antaranya terdapat pula pemudik yang menempuh perjalanan arus balik Lebaran dari salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah tujuan Jakarta.

Tempuh Perjalanan Arus Balik Lintasi Kabupaten Garut.
Tempuh Perjalanan Arus Balik Lintasi Kabupaten Garut.

Dalam pada itu, terdapat pula pemudik bersama istri dan seorang anak kandung masih balita. Terpaksa mendorong sepeda motornya menempuh tanjakan tajam Lebak Jero disebabkan kendaraan mogok.

Dia menempuh arus balik Lebaran dari Tasikmalaya tujuan Bandung, juga dengan melintasi jalur Singaparna – Garut.

“Terminal Guntur Berangkatkan 17.615 Penumpang”

Dari Garut juga dilaporkan ;

Kepala Seksi Terminal Guntur, Sofyan Hidayat katakan selama rentang waktu H-7 Lebaran hingga H + 7 Lebaran atawa hingga menjelang Ahad (10/07-2016) dini hari.

Saat Lintasi Jalur Lingkar Nagreg.
Saat Lintasi Jalur Lingkar Nagreg.

Diberangkatkan 17.615 penumpang dengan 1.848 unit bis “antar kota dalam provinsi” (AKDP), serta bis “antar kota antar provinsi” (AKAP).

Pada rentang waktu sama terdapat 39.342 pula penumpang yang turun di Terminal Guntur, mereka menggunakan 2.091 unit bis AKDP, dan AKAP.

Dikemukakannya, sedangkan khusus sepanjang Sabtu (09/07-2016).

Diberangkatkan arus balik Lebaran dari terminal ini ke pelbagai tujuan 225 rit bis AKDP, dan AKAP.

Memembawa 5.929 penumpang, ungkap Sofyan Hidayat, antara lain menambahkan.

Bersusah Payah Dorong Sepeda Motor Mogok, Sedangkan Istri Menggendong Anak Balita Tertatih-tatih Menyusul dari Belakang di Lebak Jero.
Bersusah Payah Dorong Sepeda Motor Mogok, Sedangkan Istri Menggendong Anak Balita Tertatih-tatih Menyusul dari Belakang di Lebak Jero.

Pantauan Garut News di lapangan, nyaris sepanjang Ahad (10/07-2016), arus balik yang diberangkatkan dari Terminal Guntur dengan bis AKAP, dan AKDP ke pelbagai tujuan, hanya pada kisaran 200 hingga 300 an penumpang.

 

 

********

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here