Pemkab Terindikasi Membiarkan PDAM Tirta Intan Carut Marut

0
116 views
Krisis Air Bersih di Garut.

Garut News ( Senin, 13/08 – 2018 ).

Krisis Air Bersih di Garut.

Belum juga kelar skandal dugaan pelanggaran dilakukan Pejabat Sementara (PJ) Direktur Umum (Dirum) Aja Rowikarim, sengkarut maupun carut  marut di PDAM Tirta Intan Garut malahan bertambah.

Saat ini, Dewan Pengawas (Dewas) PDAM kosong dan terkesan ada pembiaran dari Pemkab setempat.

Sedangkan anggota Dewas PDAM Ee Sumarno telah cukup lama mengundurkan diri, lantaran dia mendaftar sebagai calon anggota legislatif.

Kemudian anggota lainnya Hengki Hermawan, dan Ali Rohman pun mengundurkan diri dengan alasan sama.

Hanya Aja Rowikarim bertahan pada jabatannya sebagai anggota Dewas merangkap PJ Dirum PDAM, meski mendaftar calon anggota Bawaslu Garut. Selain diduga melanggar, masa tugas anggota Dewas pun berakhir per 9 Agustus 2018.

“Pemkab Garut, atau Bupati sebagai ‘pemilik’ modal, semestinya tak hanya diam terhadap persoalan PDAM ini. Segera tangani sesuai ketentuan, agar PDAM berjalan sebagaimana mestinya, dan fokus memberi pelayanan pada masyarakat,” tandas Peneliti pada Masyarakat Peduli Anggaran Garut (MAPAG) Haryono, mengingatkan, Senin ( 13/08 – 2018).

Apalagi, tegas mantan anggota DPRD Garut tiga periode itu, pembentukan tiga direksi PDAM juga berpotensi cacat prosedural, dan substantif. Sebab teindikasi melanggar Perda No. 6/2010 tentang PDAM Tirta Intan Garut Psl. 6, Psl. 21, dan Psl 22, serta PP No.54/2017 tentang BUMD, Psl. 40, dan UU No.25/2009, Psl. 17.

“Ini potensial mengubah Perda 10/2006 tanpa melibatkan DPRD. Maka, DPRD pun harus tegas menegur, bahkan jika perlu, memanggil Bupati supaya kekisruhan di PDAM tak berlarut-larut. Jangan hanya bermain wacana!” imbuh Harono.

Surat Perintah Bupati dikeluarkan pada Februari 2018 kepada Doni Suryadi sebagai PJ Direktur Utama merangkap Direktur PDAM, Han Han sebagai PJ Direktur Teknik merangkap Kabag Perencanaan dan Litbang, serta Aja Rowikarim sebagai PJ Dirum merangkap Dewas.

Hingga berita diturunkan, belum ada tanggapan dari Penjabat Sementara Sekda Garut juga Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yatie Rochayatie dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here