Pemkab Garut Makin Dikepung Banyak Gugatan Masyarakat

0
141 views

Garut News ( Jum’at, 20/03 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

– Apapun putusan “Pengadilan Tata Usaha Negara” (PTUN) Bandung tentang gugatan warga terhadap Pemkab Garut merupakan tamparan keras, bahkan kekalahan bagi Pemkab setempat.

Lantaran kini semakin dikepung banyak gugatan masyarakat.

Gugatan tersebut, di antaranya terkait pendirian minimarket di Jalan Raya Kadungora atawa Kampung Cigunung Agung Desa/Kecamatan Kadungora.

Demikian dikemukakan Peneliti pada “Masyarakat Peduli Anggaran Garut” (MAPAG) Haryono menanggapi putusan Majelis Hakim PTUN Bandung dinilai tak bulat mengenai kasus gugatan penduduk terhadap Pemkab Garut/“Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu” (BPMPT).

Sebab lembaga itu dinilai gegabah mengeluarkan perizinan pendirian, dan pengoperasian minimarket di Kampung Cigunung Agung Desa/Kecamatan Kadungora karena tak sesuai mekanisme serta ketentuan berlaku.

Pihak manapun yang menang atau kalah dalam kasus gugatan warga ke PTUN ini, sebenarnya tidaklah penting.

Yang lebih penting agar jadi perhatian substansinya. Munculnya gugatan penduduk ke PTUN untuk Garut hari ini menunjukkan kepedulian mereka menggunakan jalur PTUN untuk mengkritik kebijakan pemerintah dinilai tak sesuai ketentuan.

Putusan menang atau kalah tersebut lain cerita, tandas Haryono, mengingatkan, Jum’at (20/03-2015).

Pada sidang putusan perkara bernomor 941G/2014/PTUN-BDG berlangsung Kamis (19/03-2015) sore itu, satu dari tiga hakim yakni Rut Endang Lestari menyatakan menerima gugatan, dan izin minimarket PT Indomarco Prismatama (Indomart) laik dicabut berdasar peraturan dan perundang-undangan berlaku.

Sedangkan dua hakim lain Budi Hartono, dan Roni menyatakan menolak gugatan atas dasar opini terhadap keterangan saksi.

Hakim Roni hakim pengganti hakim sebelumnya, Hari Hartono Setyo, tak bisa hadir lantaran melaksanakan ibadah umroh.

Atas putusan Majlis Hakim ini, pihak penggugat Roni Rahmat, warga pedagang kelontongan Kampung Cigunung Desa Karangmulya Kecamatan Kadungora, didampingi pengacaranya menyatakan banding.

“Kami jelas tak puas atas putusan Majelis Hakim ini. Kami ingin putusan mutlak. Maka kami akan banding,” tegas Roni kepada.

Pada bagian lain keterangannya, Haryono yang juga mantan anggota DPRD Garut tiga periode menilai adanya kasus gugatan warga terkait pendirian minimarket untuk kali pertama terjadi di Kabupaten Garut tersebut, merupakan sinyal kewaspadaan bagi Pemkab Garut.

Sebab sebelumnya Doni Setiawan warga Tarogong Kidul memenangkan gugatan terhadap Pemkab Garut berkaitan perubahan dokumen atas penempatan anggaran daerah pada deposito yang hingga kini belum ada tindak lanjutnya.

“Garut Governance Watch” (G2W) juga memenangkan gugatan terhadap Pemkab Garut terkait pendirian Pasar Limbangan kendati hingga kini juga tak jelas tindak lanjutnya.

Muncul pula gugatan penduduk terkait pendirian pabrik sepatu olahraga PT Chang Shin di Leles.

Bahkan jauh sebelumnya, terdapat class action masyarakat berkaitan bencana alam longsor Mandalawangi Kadungora.

*********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here