Pemkab Garut Dorong Penggalian Potensi Ekonomi Lokal

0
30 views

Garut News ( Senin, 16/03 – 3015 ).

Areal Persawahan di Garut Juga Terus Berkurang. (Foto: John Doddy Hidayat).
Areal Persawahan di Garut Juga Terus Berkurang. (Foto: John Doddy Hidayat).

Pemkab Garut dikabarkan mendorong penggalian beragam potensi ekonomi lokal pedesaan melalui pembentukan “Badan Usaha Milik Desa” (BUMDes).

Kini BUMDes di Garut mencapai 109 unit bergerak pada pelbagai sektor kegiatan usaha. Di antaranya sektor perdagangan, jasa, simpan pinjam, dan pengelolaan air bersih.

Ditargetkan tahun ini terdapat penambahan 41 BUMDes tersebar di sejumlah kecamatan. Sehingga total jumlah BumDes  akhir 2015 menjadi 250 unit.

Idealnyasatu desa minimal terdapat satu BUMDes. Tetapi sementara bertahap, dan 2015 ini akan dikembangkan 41 BUMDes, kata Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat pada BPMPD, Asep Adjun Wachjudin, Ahad (15/03-2015).

Kata dia, BUMDes dibentuk berdasar penggalian potensi desa untuk menyatukan pelaku-pelaku ekonomi, dengan kepengurusan terdiri penasehat komisaris dijabat ex officio kepala desa dan jajaran pengurus dari unsur masyarakat berdasar hasil musyawarah desa.

Jenis usaha dipilih bergantung pada kesepakatan komisaris, pengurus, dan anggota masyarakat desa dituangkan dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BUMDes bersangkutan.

Penyertaan modalnya berasal dari pemerintah desa dan masyarakat desa berupa tabungan atawa simpanan.

Termasuk hibah yang mekanismenya melalui APBD Desa, baik berupa hibah APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

Menjalankan usahanya, BUMDes juga bisa bekerja sama dengan pihak ketiga. Jadi BUMDes ini tak ada bedanya dengan BUMN atau BUMD, hanya keberadaannya di tingkat desa.

Sehingga BUMDes juga bisa merupakan holding company, katanya.

Dikemukakan, beberapa BUMDes  berkondisi cukup bagus antara lain BUMDes di Desa Dunguswiru Balubur Limbangan bergerak di bidang usaha simpan pinjam, BUMDes di Desa Sukamukti Sukawening bergerak di bidang jasa marketing berupa Pasar Desa, dan BUMDes di Desa Banyuresmi juga bergerak di bidang jasa marketing berupa Pasar Desa.

Besarnya potensi pengembangan usaha bisa dilakukan BUMDes, katanya pula, memungkinkan BUMDes melirik pemberdayaan batu akik di Garut saat ini menjadi sorotan pelbagai pihak.

“Mengapa tak coba pemberdayaan batu akik kita arahkan ke BUMDes? Batu akik kan bisa menjadi jenis usaha. BUMDes bisa mengajukan perizinannya,” imbuh Asep.

*******

Noel, Jdh.