Pemkab Garut Anak Tirikan Taman Satwa Cikembulan

0
36 views

“Bupati Kepada Garut News Pernah Berjanji Bantu Promosi Saat Menamai Anak Macan Tutul Si Bulan”

Garut News ( Ahad, 18/01 – 2015 ).

Inilah Primadona Taman Satwa Cikembulan. (Foto : John Doddy Hidayat).
Inilah Primadona Taman Satwa Cikembulan. (Foto : John Doddy Hidayat).

Kalangan pengelola Taman Satwa Cikembulan di Kadungora, Garut, menyesalkan sikap Pemkab setempat terkesan menganaktirikan lembaga konservasi tersebut.

Padahal juga menjadi salah satu tujuan wisata favorit di kabupaten itu.

Terindikasi kuat dari promosi wisata di papan reklame dipasang Pemkab di kawasan Lebakjero merupakan gerbang masuk Kabupaten Garut dari arah Bandung. Di sana ternyata tak tercantum nama Taman Satwa Cikembulan.

Meski lokasi obyek wisata satwa langka dilindungi Undang-Undang RI ini hanya berjarak beberapa kilometer dari papan reklame.

“Rasanya kami terus dianaktirikan. Saya juga kaget melihat papan reklame dipasang Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) tak menyediakan papan penunjuk ke Taman Satwa Cikembulan. Sementara yang lain dicantumkan. Ini kan aneh,” ungkap Manajer Taman Satwa Cikembulan Rudi Arifin, Ahad (18/01-2015).

Padahal, lanjut Rudi, pihaknya berhasil membawa nama harum Kabupaten Garut, khususnya dalam bidang pengelolaan konservasi hewan-hewan langka dan dilindungi.

Pengelola Taman Safari Bogor dan Kebun Binatang Bandung pun pernah datang berkunjung bertukar pikiran dan pengalaman.

“Dari sisi ekonomi, keberadaan Taman Satwa Cikembulan juga turut mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Selain banyaknya penduduk direkrut menjadi pegawai, warga juga punya kesempatan melakukan kegiatan usaha, mulai berdagang, sewa angkutan, sewa mainan anak-anak hingga mengelola parkir. Dari sisi kewajiban bayar pajak pun, kami selalu membayar tepat waktu, tertib, dan tak pernah terlambat,” tandas Rudi.

Meski terkesan tak diperhatikan Pemkab Garut, Rudi menyatakan pihaknya tetap berusaha memberikan terbaik bagi masyarakat.

Mengingatkan dan memudahkan pengunjung, Rudi membuat sendiri papan penunjuk Taman Satwa Cikembulan, kendati berbiaya seadanya serta bentuk dan tulisan sederhana.

Kepala Disbudpar Garut Mlenaik Maumeriadi membantah pihaknya menganaktirikan Taman Satwa Cikembulan.

Dia menyatakan semua tempat wisata di Kabupaten Garut pasti dipromosikannya.

“Kami juga punya DVD tetang Taman Satwa Cikembulan, dan kami juga selalu membagikannya ke beberapa instansi di luar kota,” katanya.

Tak dicantumkannya Taman Satwa Cikembulan dalam papan reklame wisata dibuat Disbudpar, Mlenik beralibi lantaran terkendala anggaran terbatas.

Karena itu, pihaknya sementara ini hanya mempromosikan obyek-obyek wisata milik Pemkab Garut, seperti Candi/Situ Cangkuang, Situ Bagendit, dan Pantai Santolo Cikelet.

“Bisa juga pihak pengelola Taman Satwa Cikembulan mengajukan papan petunjuk, tetapi tak akan dipungut pajak. Bisa saja seperti itu. Nanti kami ajukan,” ungkap Mlenik.

********

Noel, jdh.