Pemilih Sementara Pilkada Garut 1.835.412 Hak Suara

0
99 views
Ilustrasi.

Garut News ( Ahad, 18/03 – 2018 ).

Ilustrasi.

KPU Kabupaten Garut menetapkan jumlah pemilih sementara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Pemilihan Bupati dan Wabup Garut, serta Pemilihan Gubernur dan Wagub Jabar 2018 mencapai 1.835.412 hak suara. Tersebar di 42 wilayah kecamatan kabupaten setempat.

Mereka terdata pada DPS tersebut terdiri 933.226 laki-laki, dan 902.186 perempuan, ungkap Komisioner KPU Garut Divisi Perencanaan dan Data Djudju Nuzuluddin.

Dikatakan, jumlah pemilih sementara pada Pilkada 2018 itu diperoleh berdasar hasil rekapitulasi atas hasil pemutakhiran data pemilih dilakukan jajaran KPU secara berjenjang.

Mulai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, Panitia Pemungutan Suara, Panitia Pemilihan Kecamatan hingga KPU, katanya.

Daftar para pemilih sementara ini, ditetapkan melalui Rapat Pleno KPU tentang Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di Islamic Center Garut pada Jum’at (16/03-2018).

“Daftar Pemilih sebelumnya dilakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) untuk masyarakat pemilih pada Pilkada Serentak 2018 ini mencapai 1.822.208 pemilih,” ujar Djuju, Ahad (18/03-2018).

Dikemukakan, selama proses coklit dilakukan, ditemukan ada sekitar 300.000 data pemilih tak memenuhi syarat tersebar di sejumlah kecamatan. Antara lain karena pemilih berpindah alamat tinggal, meninggal dunia, atau memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda. Mereka tak memenuhi syarat tersebut tak dicantumkan DPS.

Sebagian pemilih, kata Djuju, belum memiliki KTP elektronik, dan masih menggunakan KTP lama yang konvensional. Bahkan terdapat pula sama sekali belum memunyai KTP.

Pihak KPU Garut pun memiliki waktu sekitar sebulan ke depan melakukan perbaikan DPS dengan menerima pelbagai saran dan masukan hingga kemudian DPS bisa ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Selama rentang waktu itu, KPU pun terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut

“Maka, kita himbau warga belum tercatat dalam DPS segera melapor, dan mendaftarkan diri ke petugas. Begitu pun mereka belum punya KTP, sebaiknya melakukan perekaman data kependudukan di masing-masing kantor kecamatan,” imbuhnya.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here