Pembunuhan Sadis Dilakukan Remaja 19 Tahun

Garut News ( Selasa, 28/01 – 2014 ).

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).

Ny. Euis(48), beserta anaknya Hilman(9), penduduk Kampung Babakanlegon, Desa/kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat, digorok di rumahnya, Senin (27/01-2014)

“Euis meninggal di tempat,” ujar Kapolres Garut AKBP Arif Rachman.

Sedangkan Hilman mengalami kritis, dan dirawat intensif di RSU dr. Slamet Garut.

Hilman mengalami luka gorok pada bagian leher. Euis meninggal lantaran luka parah di bagian leher, tangan, juga luka tusukan pada bagian dada.

Polisi berhasil menangkap tersangka pelaku, Agam Nugraha(19), warga Kampung Serut, Pamekarsari, Banyuresmi, Garut.

Tersangka ditangkap tiga jam setelah kejadian, kini diamankan Mapolres Garut.

Sebelum diamankan tersangka sempat dihakimi massa.

Kejadian tersebut, berawal sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu pelaku berkondisi mabuk bertamu ke rumah korban.

Tersangka mencari Septian, salah satu anak Euis, bermaksud menagih utang Rp100 ribu.

Namun Septian tak ada di rumah.

Diduga lantaran kesal, tersangka pelaku diam-diam mengambil pisau di dapur, kemudian menghampiri Hilman sedang makan di ruang tamu.

Tersangka Pelaku langsung menggorok Hilman.

Melihat kejadian tersebut, Euis langsung berteriak.

“Tersangka Pelaku berbalik, dan spontan menyerang Euis dengan menusuk pada bagian perut, dada dan leher. Melihat korban tak berdaya, pelaku melarikan diri” ungkap Kapolres.

Akibat perbuatannya, tersangka pelaku bisa diancam pasal berlapis dengan hukuman penjara di atas sepuluh tahun.

Tersangka diancam KUHP Psl 365 tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 338 tentang kejahatan terhadap nyawa seseorang, dan pasal 351 tentang penganiayaan menghilangkan nyawa.

Menurut tetangga korban, Asep(40), peristiwa pembunuhan ini menggegerkan warga.

Peristiwa itu diketahui warga ketika Hilman berlari ke luar rumah sambil menjerit kesakitan dan memegang lehernya berdarah.

“Hilman menangis sambil menunjuk ke arah rumah, tetapi tak bersuara karena lehernya digorok,” ujarnya.

Sebagian warga langsung menolong Hilman membawanya ke rumah sakit.

Sedangka penduduk lainnya masuk ke dalam rumah.

Tersangka pelaku bisa diketahui hendak melarikan diri.

Warga pun langsung mengejarnya, kemudian memukulinya hingga babak belur.

********

SZ, JDH.

Related posts