Pembobol Sekolah Akibatkan Kerugian Rp20 Juta Lebih

0
45 views

Garut news ( Selasa, 17/03 -2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Kalangan pendidik dan kependidikan juga para siswa SMP PGRI Garut di Jalan Adung Desa/Kecamatan Tarogong, Garut dikejutkan aksi pencurian pada lingkungan sekolah mereka, Selasa (17/03-2015).

Diperkirakan terjadi dini hari itu, pelaku diduga lebih dari dua orang membawa kabur sejumlah barang elektronik milik sekolah.

Di antaranya berupa CPU komputer, proyektor, printer, monitor, dan barang berharga lain. Akibatnya, pihak sekolah mengalami kerugian mencapai Rp20 juta lebih.

Pembobolan tersebut merupakan peristiwa kali kedua menimpa lingkungan sekolah di bawah naungan Yayasan PGRI Garut selama Maret ini.

Sebelumnya pada 7 Maret 2015, aksi pencurian terjadi di lingkungan SMP dan SMA PGRI Garut Jalan Guntur Melati Tarogong Kidul.

Sasaran pencurian nyaris sama, berupa sarana fasilitas belajar mengajar, termasuk perangkat komputer.

Guru SMP PGRI Asep Rusli memerkirakan, pelaku pencurian memasuki bangunan sekolah, tepatnya ruangan kantor dan ruang Informasi Teknologi (IT), dengan mencongkel pintu berteralis.

“Pelaku masuk kayaknya menggunakan linggis. Soalnya teralis bisa dijebol di ruangan kantor dan ruangan IT. Yang dibawa itu dua unit CPU, dua unit proyektor, dan beberapa alat olahraga, serta satu unit monitor, satu printer, serta beberapa alat berharga lainnya,” katanya.

Dia menaksir total jumlah kerugian material mencapai Rp20 juta lebih. Lantaran banyak di antara barang diembat maling ini berkondisi masih baru.

Aksi pencurian diketahui ketika dirinya tiba lebih awal dibandingkan penjaga sekolah. Dia kaget melihat ruangan kantor dan ruangan IT berkondisi terbuka.

Padahal penjaga sekolah belum datang di sekolah, katanya pula.

Begitu Asep masuk ruangan, keadaan di dalam ruangan berantakan. Barang-barang berserakan di mana-mana.

Dikemukakan, selain kerugian material, peristiwa tersebut mengakibatkan ruangan laboratorium komputer atau ruangan IT tak bisa digunakan praktik siswa, dan beberapa data penting sekolah menjadi raib.

*********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here