Pembinaan UKBM ‘Sebar Salam’ Garut Wujudkan Tiga Kesepakatan

0
109 views

Garut News ( 22/04 – 2019 ).

Komitmen Bersama yang Ditandatangani Camat Leles Bersama Ragam Komponen, dan Elemen Masyarakat Setempat.

Dari rangkaian penyelenggaraan pembinaan “Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat” (UKBM) bertajuk ‘Sebar Salam’ (Sehatkan Barisan Santri Dari Dalam) menuju “Pos Kesehatan Pesantren” (Poskestren) Mandiri, berhasil mewujudkan tiga kesepakatan.

Ketiga kesepakatan tersebut, terdiri Sosialisasikan Poskestren di Pondok Pesantren masing – masing, Pembentukan Santri Husada, serta Pembinaan dari pihak Puskesmas. Masing – masing pada wilayah Kecamatan Leles, dan Kecamatan Kersamanah.

Komitmen Bersama yang Ditandatangani Plt. Camat Kersamanah Bersama Ragam Komponen, dan Elemen Masyarakat di wilayah kecamatan Setempat.

Tiga kesepakatan ini, terwujud pada komitmen ditandatangani Camat Leles H. Asep Suhendar, M.Si bersama beragam elemen dan komponen masyarakat di wilayah kecamatan setempat disaksikan Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Garut, Hj. Eulis Dahniar, M.Kes

Pada hari yang sama, Senin (22/04-2019), berlangsung pula penandatanganan komitmen serupa oleh Plt. Camat Kersamanah, Drs Benni Nurjaman. Sebelumnya kedua camat itu menyatakan apresiasi serta dukungan penuhnya terhadap ragam bentuk kegiatan “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” (Germas).

Komitmen Bersama Camat Leles Beserta Seluruh Komponen, dan Elemen Masyarakat di wilayah kecamatan Setempat.

Eulis Dahniar mengingatkan kepada para santri/santriwati mengenai lima komponen penting “Sebar Salam”.

Meliputi 1. ‘Pepesan’ (Penyampaian Pesan) Sehat, 2. ‘Bintang Bangkit’ (Bimbingan dan Tantangan Bagi Kita), 3. ‘Gerus’ (Gerakan Perbaikan Terus Menerus), 4. ‘Sampul Biru’ (Santri Pulang Bisa Berubah), dan 5. ‘Berpesta Ria’ (Bersih Pesantrenku, Sehat Santriku).

Eulis Dahniar, Antara Lain Memaparkan Lima Tahapan Kegiatan “Sebar Salam”.

Kelima elemen itu, merupakan wujud UKBM di lingkungan pesantren berbasiskan dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan senantiasa mengedepankan upaya promotif dan preventif, rehabilitatif, tanpa menanggalkan upaya kuratif, tandasnya.

Antara lain bermanfaat bisa meningkatkan kualitas “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat” (PHBS), juga termasuk bagi kaum perempuan agar kelak tidak menjadi calon ibu yang berkondisi kesehatan lemah.

Bersama Seluruh Elemen, dan Komponen di Wilayah Kecamatan Kersamanah.

“Bisa dimulai dari hal yang kecil, tetapi berdampak positip besar di antaranya menguras bak mandi sepekan sekali,” imbuh Eulis Dahniar.

Kembali dia mengingatkan, Poskestren bukan berwujud bangunan, melainkan dimulainya perubahan perilaku masyarakat dengan mengutamakan upaya mencegah serangan penyakit, jauh lebih baik daripada mengobatinya.

Poskestren Membangun Perilaku Hidup Sehat, yang Islami.

Dihadapan para santri di Kecamatan Leles dan Kersamanah, juga detail dikemukakan fenomena hidup sehat dari perspektif ajaran Agama Islam termasuk Sunah Rasulullah SAW disampaikan pengurus jajaran MUI Kabupaten Garut, H. Samhari, berlangsung tanya jawab maupun dialog.

Serta ditampilkan ragam model percontohan penyelenggaraan UKBM  ‘Sebar Salam’  Poskestren Mandiri Hidayatul Faizin Bayongbong sejak 2017, dipresentasikan Ust. Abdul Rozzaq, yang antara lain menjelaskan wujud santri peduli kesehatan, tanaman obat keluarga, dari santri, oleh santri, dan untuk santri.

Ketua Penggerak PKK Kecamatan Leles pun Menandatangani Komitmen Bersama.

Sedangkan 10 wilayah kecamatan prioritas pembinaan UKBM ‘Sebar Salam’ menuju Poskestren Mandiri, meliputi Kecamatan Pasirwangi, Kersamanah, Leles, Sukaresmi, Cikajang, Bayongbong, Cigedug, Cisurupan, Pakenjeng, dan wilayah Kecamatan Banjarwangi.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here