Pembayaran Gaji Gorden Telat, Karyawan Menjadi “Ngadat”

0
11 views

Garut News ( Selasa, 26/05 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Lantaran diduga pembayaran gaji kerap telat, maka sejumlah karyawan pabrik pembuatan bahan gorden, PT Toso Industry Indonesia, di Desa Cangkuang Leles, Garut, Jawa Barat, menjadi “ngadat”, bahkan dikabarkan melakukan aksi mogok kerja.

“Ini sering terjadi. Pembayaran gaji terlambat. Biasanya awal bulan dibayarkan, tetapi ini belum dibayarkan,” ungkap salah seorang karyawan tak mau disebutkan namanya, Senin (25/05-2015).

Kabar kasus menimpa para karyawan PT Toso pun disikapi Komisi D DPRD Garut dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Sayangnya para anggota dewan itu gagal menemui pimpinan pabrik. Sehingga mereka tak berlama-lama berada di lokasi pabrik.

“Memang beberapa anggota Komisi D melakukan sidak ke PT Toso, tetapi langsung pulang karena pimpinan pabriknya tak ada. Sebab berlama-lama di sana pun tak ada pihak bisa memberikan keterangan jelas,” kata staf Komisi D, Yudi.

Dikatakan, sidak ke PT Toso bertujuan mengetahui bagaimana para karyawan di pabrik tersebut bekerja. Sebab kepegawaian merupakan salah satu bidang urusan Komisi D.

Sedangkan mengenai isu pemogokan kerja serta masalah keterlambatan pembayaran gaji menurutnya masih perlu dikaji lagi, katanya.

Beberapa karyawan PT Toso pun, tampaknya ekstra hati-hati memberikan keterangan, bahkan terkesan menghindar ketika diwawancarai kasus tersebut. Namun mereka sempat menyatakan harapan Pemkab segera turun tangan menyelesaikan masalah mendera pabrik baru dioperasikan kurang satu tahun itu.

“Ini kudu diperhatikan Pemkab Garut. Ternyata pabrik asing juga berbuat seperti ini. Maka harus ektra hati-hati dengan pabrik lain, termasuk PT Changsin sekalipun,” imbuh salah seorang warga, mengingatkan.

*********

Noel, Jdh.