Pemasangan Atap Berketinggian, Profesi Berkeakhlian Menyerupai Akrobatik

0
76 views
Bekerjasama.
Diperlukan Pula Kondisi Kesehatan yang Prima.

“Diperlukan Keterampilan, Keberanian, juga Pengalaman”

Garut News ( Rabu, 25/12 – 2019 ).

Berikut fenomena keberhasilan empat pekerja pemasangan atap gedung berketinggian, selain mutlak memerlukan keterampilan, keberanian, juga pengalaman menjalani profesi berkeakhlian menyerupai akrobatik.  

Mereka sejak sepekan terakhir gencar melaksanakan pemasangan atap berbahan baku logam pada Masjid Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut berketinggian mencapai 17 meter dari permukaan tanah.

Pemanjatan Tiang Baja.

Proses pemasangannya pun memiliki intensitas kesulitan tinggi, lantaran atap yang menutupi bangunan utama seluas 216 m2 tersebut, berstruktur bangunan menyerupai kepak sayap burung yang lepas landas.

“Sehingga total luas atapnya dipastikan melebihi 216 m2,” ungkap Pimpinan Yayasan Tahfidz Qur’an Garut, M. Angga Tirta.

Pendakian Tegak Lurus.

Masjid yang dibangun berlantai tiga itu, terdiri lantai dasar sebagai wahana pertemuan silaturahim, lantai dua merupakan ruang utama masjid, serta lantai tiga sebagai wahana shalat kaum perempuan.

“Dengan total kapasitas daya tampungnya bisa mencapai ratusan jamaah, sebab juga bertotal luas 648 m2 (216,0 m2x3 lantai”.

Ponpes ini, sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang merupakan Pondok Tahfiz dan Digital, bisa mewujudkan para santri/santriwati mandiri yang senantiasa mendapatkan binaan serta advokasi dari komunitas wirausaha ‘Tangan Di Atas’ (TDA).

Masjid Yadul ‘Ulya Garut.

Maka guna membangun peradaban yang berkualitas, Ayo, Ikut Bangun Masjid! Rekening BCA 5500.50.1199 An. Yayasan Aris Nugraha Peduli.

Bentangan spanduk bertuliskan ajakan tersebut, masih melekat kuat pada dinding Masjid Utama Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul, yang hingga kini masih gencar dilaksanakan pembangunannya.

Berlokasi di Kampung Panawuan Kelurahan Sukajaya Tarogong Kidul Garut, Jawa Barat, bertotal kebutuhan dana sekitar Rp4 miliar.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here