Pemanfaatan Piranti Komunikasi Diperlukan Etika Juga Estetika

0
30 views

Garut News ( Rabu, 06/05 – 2015 ).

Dr H. Dedi Setiawan.
Dr H. Dedi Setiawan.

Kepala Bidang “Pos dan Telekomunikasi” (Postel) pada “Dinas Komunikasi dan Informatika” (Diskominfo) Kabupaten Garut, Dr H. Dedi Setiawan mengingatkan, pemanfaatan ragam piranti komunikasi selama ini diperlukan etika juga estetika.

Termasuk pada penggunaan sarana komunikasi berupa face book, twitter, blog, atawa website diperlukan pula pengelolaan yang baik, dan benar maupun jangan justru disalahgunakan.

Sehingga diperlukan sumber daya manusia senantiasa berkolaborasi dengan manusia berkualitas, agar pelbagai produk informasi tersebut, bisa memberikan banyak manfaat, imbuh Dedi Setiawan kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (06/05-2015).

Mobile Community Acces Point (MCAP).
Mobile Community Access Point (MCAP).

Dia berpendapat, masih banyaknya penyelenggaraan “Ujian Nasional” (UN) dilaksanakan tak secara online, selain belum memadainya sarana penunjang, diakibatkan pula pengelola sekolah masih gagap teknologi lantaran kekurangan SDM.

Sehingga kini, kian mendesak diperlukan upaya meningkatkan kualitas profesionalisme berkompetensi sumber daya manusia, tandasnya.

Lantaran mewujudkan masyarakat kota yang cerdas atawa kota cerdas, mutlak kudu menguasai teknologi informasi, tegas dia.

Seperti halnya penggunaan perangkat komunikasi “BB”, antara lain bisa dimanfaatkan mengontrol kondisi anak di luar rumah, jangan justru malahan disalahgunakan.

Karena itu, pemanfaatan ragam sarana komunikasi hendaknya tak sembarangan. Melainkan didasari aturan normatif, agar keterbukaan informasi itu, tak kebablasan, beber Dedi Setiawan.

Dikemukakan, juga semakin mendesak terdapatnya “Ombudsman” sebagai koridor pengawasan akses komunikasi berdasar regulasi yang terus digodok.

Supaya ragam produk informasi ini, benar-benar memberikan manfaat pada setiap seluruh pengguna teknologi informatika, demikian Dedi Setiawan, antara lain menambahkan.

*********

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.