Pemakai dan Pengedar Narkotika Golongan Satu Terbongkar

by

Garut News ( Rabu, 04/12 ).

Ilustrasi, Kasatnarkoba AKP Nurjaman bersama reporter. (Foto: John).
Ilustrasi, Kasatnarkoba AKP Nurjaman bersama reporter. (Foto: John).

Pemakai juga pengedar gelap narkotika jenis sabu, ditangkap Satnarkoba Polres Garut, saat membawa dua paket kecil barang haram tersebut.

Seorang tersangka pelaku kejahatan luar biasa tersebut, diciduk di jalan Proklamasi, Desa Jayaraga, Tarogong Kidul, Garut, Jabar.

Direncanakan dikonsumsi sekaligus diedarkan tersangka, kini terancam hukuman pidana maksimal selama 12 tahun penjara, dan denda sebesar Rp800 juta.

Skandal ini terbongkar, berawal laporan penduduk merasa resah atas perilaku seorang pemuda melakukan penyalahgunaan narkotika.

Bersangkutan berinisal B-S, pemakai juga pengedar, asal Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota.

Ketika dilakukan penangkapan, juga penggeledahan berhasil diperoleh barang bukti sabu dibungkus plastik berwarna bening.

Namun dimasukan ke dalam bungkus rokok untuk mengelabui, selanjutnya diamankan petugas.

Pengakuan tersangka, narkotika golongan satu itu, diperoleh dari teman di daerah Bandung, dengan harga Rp1 juta setiap gramnya, untuk dikonsumsi.

Kapolres Garut, AKBP  Arif Rachman katakan jenis sabu-sabu ini tergolong langka di Kabupaten Garut.

Sedangkan tersangka, residivis sebelumnya pernah ditahan di Polres setempat, juga terkait kasus penyalahgunaan Narkotika jenis ganja.

Bukan kapok, malahan kembali melawan hukum membawa sabu-sabu seberat empat gram bernilai Rp8 juta.

Untuk dikonsumsi sekaligus diedarkan di wi wilayah Hukum Garut, katanya.

Tersangka bisa dijerat Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika Psl. 122 ancaman hukumnnya selama 13 tahun penjara, dan denda Rp800 juta.

Kepolisian juga terus melakukan pengembangan pada tersangka lain, diduga pemasok barang haram itu, sehingga bisa sampai pada tangan tersangka.

Dari Garut juga dilaporkan, residivis anggota komplotan pengedar ganja, diciduk polisi.

Kemudian ketiga pengedar Narkotika golongan satu ini, sempat dijejerkan di depan barang buktinya, berupa paket ganja kering, juga paket besar seberat 500 gram siap edar.

Ketiga tersangka berinisial BB, AS, serta GN akhirnya digiring ke dalam sel tahanan.

Mereka diringkus jajaran Satnarkoba Polres setempat, lantaran dari tangan tersangka berhasil disita sejumlah paket berukuran sedang, serta 500 gram daun ganja kering siap edar di Wilayah Hukum garut.

Para tersangka bisa dijerat ancaman hukuman pidana selama lima tahun penjara.

Para tersangka sebelumnya menyembunyikan 500 gram daun ganja kering siap edarnya, di kandang kambing sanmping rumah salah satu tersangka.

Disita pula telepon genggam digunakan tersangka bertransaksi.

Kapolres mengemukakan, ketiga tersangka ditangkap saat bertransaksi, mereka residivis berulangkali melakukan perbuatan sama.

Sehingga bisa dijerat Undang-Undang Nomor 35/2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara.

**** RM, DM, JDH.