Pelantikan Dokter Diduga Berskandal Seksual Menuai Kontroversial

0
98 views
RSU dr Slamet Garut.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 14/07 – 2016 ).

RSU dr Slamet Garut.
RSU dr Slamet Garut.

Pelantikan pejabat struktural eselon dua dan tiga di lingkungan Pemkab Garut, selain dinilai berlangsung mendadak sontak. Juga menuai banyak kontroversial beragam kalangan.

Lantaran pada helatan tersebut, malahan terdapat seorang dokter atas nama ZA diduga kuat terlibat skandal seksual, ternyata bisa dilantik menjadi Kasi Profesi dokter pada RSU dr. Slamet.

Sedangkan prosesi pelantikannya, disempatkan Bupati Rudy Gunawan sehari menjelang keberangkatannya ke Inggris, menghadiri acara wisuda anaknya.

Sehingga dilantiknya ZA mengundang banyak reaksi, cibiran, bahkan kecaman beragam kalangan, termasuk pegawai di lingkungan RSU dr Slamet. Mereka menilai promosi jabatannya tak sesuai peraturan kepegawaian. Rudy pun dinilai gegabah.

ZA digerebek aparat kepolisian ketika berasyik masyuk bersama tiga PSK di bawah umur pada salah satu kamar penginapan di kawasan objek wisata Cipanas, awal November 2015 lalu.

Ketika itu ZA merupakan dokter muda berstatus CPNS bertugas sebagai dokter umum di RSU. Maka ZA pun sempat mendapat sanksi dibebastugaskan dari jabatannya.

“Bupati gegabah melantik dokter yang jelas terlibat skandal seksual. Seharusnya diberikan sanksi tegas atau dipecat dari PNS. Bukan sebaliknya, dipromosikan mendapat dapat jabatan baru di RSU,” kata Koordinator LSM Komite Rakyat (Komrat) Surya Panunggal.

Dia juga menuding ada kejanggalan terkait kepentingan Rudy di balik pelantikan mendadak itu.

Diperoleh informasi, Rudy dijadwalkan berangkat dari Jakarta ke London, Kamis (14/07-2016) pagi, menggunakan pesawat Garuda.

Surat izin cuti bagi Rudy dikeluarkan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah atas nama Mendagri bernomor 098/4967/OTDA tertanggal 1 Juli 2016 ditandatangani Dr. Sumarsono, MDM.

“Bupati berangkat Kamis (14/-7-2017) pagi, menggunakan pesawat Garuda dari Jakarta menuju London menghadiri wisuda anaknya yang menyelesaikan studi di Inggris,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda, Undang Saripudin.

********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here