PDAM Karangpawitan Diduga Kerap Membuka Jalur “Prostitusi”

0
139 views

Foto Ilustrasi : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Ahad, 09/08 – 2015 ).

Minyak Curah Masih Lancar Digelontorkan.
Minyak Curah Masih Lancar Digelontorkan.

Dikecewakan jasa layanan PDAM dinilai tak adil penggiliran pasokan air minum, maka sejumlah penduduk RW 16 Blok 7 Perum Bumi Cempaka Indah Lebakjaya Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, terpaksa mendatangi  kantor PDAM “Induk Kota Kecamatan” (IKK) Karangpawitan, Jum’at (07/08-2015) sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketua RW setempat Suparman, katakan warga sangat jengkel lantaran sejak sepekan lalu tak mendapat pasokan air PDAM. Padahal mereka menjadi pelanggan mulai sekitar 1995 lalu.

Kering Kerontang.
Kering Kerontang.

Sedangkan warga lain pada lingkungan Blok 7 atawa luar RW 16 di lingkungan perumahan terbesar di kabupaten ini, setiap hari bisa lancar mendapat pasokan air meski bergilir.

“Kami mendatangi kantor PDAM sebab ingin mencari solusi dan menanyakan, mengapa seperti ini. Ada sekitar 50 rumah tak menerima selama sepekan ini. Termasuk rumah saya,” ungkap Suparman.

Memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia beserta penduduk lainnya terpaksa meminta sumbangan air dari tetangga dekat mendapat pasokan air PDAM.

“Kalau memang tak bisa mengalir, kami minta dipasok tanki air saja,” imbuhnya.

Banyak masyarakat menduga mampatnya aliran air ke RW 16 karena adanya pembukaan jalur distribusi baru air kerap diminta sejumlah warga dengan dijanjikan sejumlah imbalan. Jalur baru disebut sebagai “jalur prostitusi” itu pun bersifat insidental, sesuai pesanan.

“Ini baru dugaan. Warga minta ke petugas dibuatkan atau dibuka jalur baru. Maka, dulu blok 7 lancar kendati digilir, tetapi sekarang pasokan air sulit. Ke rumah paling ujung, air tak sampai karena ada beberapa jalur baru dibuka. Nah itu disebut jalur prostitusi sebab jalur basah,” kata seorang tokoh warga Blok 7, Ahmad Dimyati.

Menanggapi protes warga, Kepala Kantor PDAM IKK Karangpawitan Sukarjo katakan, pihaknya segera mengirimkan bantuan air mendatangkan mobil tanki. Bantuan tersebut termasuk memasok air bagi masjid jami Al-Muhajirin di ujung RW 16.

Kata dia, kemarau sekarang, debit air pada sumber mata air lingkungan Perum Bumi Cempaka Indah merosot drastis hingga tersisa sekitar 15-20 persen, katanya.

Sehingga pasokan air pelanggan lingkungan perumahan tersebut menjadi terganggu, dan dilakukan bergilir, katanya pula.

*********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here