Pasutri Suarya – Umi Berobsesi Dikaruniai Anak Sholeh/Sholehah

0
163 views
Pasutri) Suarya Hadi Saputra dengan Umi Romlah Dikepung Ragam Piala dan Penghargaan yang Diraih Putrinya.
Kakak – Beradik Tampil Bersama.

“Mengapresiasi Positip Pontren Al-Ghoniyyah Cigawir Selaawi”

Garut News ( Sabtu, 23/11 – 2019 ).

Foto berita Garut News akhir pekan ini, Sabtu (23/11-2019), memotret ragam upaya ‘pasangan suami-istri’ (Pasutri) Suarya Hadi Saputra dengan Umi Romlah, mereka sangat berobsesi dikaruniai anak yang sholeh/sholelah.

Penduduk Kampung Sumur Tengah RT.04/06 Suka Sono Sukawening Garut, Jawa Barat, tersebut antara lain mendapatkan amanah Allah SWT berupa dikaruniainya Astri Lupitasari, dan Nadila Gustiani.

Group Marawis Pontren Al-Ghoniyyah.

Kedua anak perempuan pasutri itu, kini tengah giat-giatnya menimba ilmu di Pontren Al-Ghoniyyah Cigawir Selaawi, sehingga selain di antaranya kerap menunaikan Qiro’ah (Qiro’at) juga aktif berkesenian ‘Marawis, Nahsid, serta berdakwah/syiar Islam’.

Astri Lupitasari terlahir 08 Februari 2004 yang kini kelas X jurusan pertanian SMK TPI Al-Ghoniyyah selama ini acap meraih prestasi, antara lain juara pertama ketika mewakili Kabupaten Garut di Sumedang pada ajang lomba marawis.

Astri Lupitasari.

Kemudian juara kedua bernyanyi solo lomba nahsid di Kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, 7 April 2019, sebelumnya juara kedua solo vokal putri di SMK KBU Limbangan.

Bahkan pernah meraih juara kedua lomba busana Muslim, juara pula pada lomba Tahfidz Qur’an juz ke-30 yang digelar KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 2015 silam, dalam festival seni marawis 2013 Garut pun tampil menjadi juara.

Nadila Gustiani.

Sedangkan yang terbaru, bersama group marawis Pontren Al-Ghoniyyah meraih juara pertama, sehingga diapresiasi positip oleh Ketua Panitia penyelenggaranya, Asep Abdurrozaq.

Astri Lupitasari dan Nadila Gustiani pun sering duet tampil bersama serta beberapa kali rekaman, meski Nadila Gustiani memiliki keunggulan berdaqwah dan pernah meraih juara pertama.

“Mengapresiasi Positip Pontren Al-Ghoniyyah Cigawir Selaawi”

Ny. Umi Romlah (tengah).

Suarya Hadi Saputra bersama istrinya Umi Romlah, mengapresiasi positip atas bimbingan juga proses pembelajaran yang selama ini digelar Pontren Al-Ghoniyyah Cigawir Selaawi.

Ungkapan senada disampaikan pula kepada lembaga pendidikan sebelumnya, termasuk kepada satuan pendidikan Nadila Gustiani yang kini kelas IX SMP Pontren Al-Ghoniyyah.

Suarya Hadi Saputra kelahiran 1962 kini Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Karangtengah berharap intitusi teknis terkait, agar membantu kemajuan perkembangan Pontren Al-Ghoniyyah termasuk membangun MCK yang lebih memadai.

Dua Bersaudara.

Istrinya pun Nadila Gustiani kelahiran 1966, berharap pula agar pemerintah lebih peduli terhadap seni budaya, imbuh pesinden yang kerap bermain degung juga sangat aktif pada kegiatan PKK, dan kini menjadi Bunda PAUD Kecamatan Karangtengah.

Ketua PKK Kecamatan Karangtengah ini juga berketerampilan hias pengantin, aktif pula menggerakan kegiatan PKK di desanya.

Pasutri Suarya Hadi Saputra dengan Umi Romlah menyatakan obsesi dikarunia anak yang sholeh/sholelah tersebut, agar mereka menjadi insan yang berakhlak mulia melalui ragam kegiatan positip sehingga memberi banyak manfaat kepada orang lain.

Apalagi ungkap Suarya Hadi Saputra, putrinya Astri Lupitasari bercita-cita bisa melanjutkan kuliah ke UPI Bandung atau IAIN sambil menimba ilmu agama di pesantren.

******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here