Pasien Positif Selaawi Sembuh Dipertimbangan Psikologi Medis

0
22 views
Ricky R. Darajat.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Garut, Sampaikan Keterangan.

“Diselenggarakan Rapid Test Massal”

Garut News ( Rabu, 13/05 – 2020 ).

Berita menggembirakan terdapatnya pasien ketiga positif COVID-19 asal Kecamatan Selaawi Garut, dinyatakan sembuh dengan hasil akhir pemeriksaan kesehatan negatif COVID-19. Sehingga diperbolehkan pulang ke rumah bersyarat tetap mengisolasi diri.

Pria 54 tahun tersebut, sebelumnya menjalani perawatan medis di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet sejak 15 April 2020, ungkap Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten setempat, Ricky R Darajat, SH.

Perkembangan Hari Ini.

Maka dari 11 konfirmasi positif kini dua di antaranya dinyatakan berhasil sembuh dari terjangan wabah pandemi yang mematikan itu.

Dikatakan Ricky R Darajat, perkembangan hingga pukul 17.00 WIB, Rabu (13/05-2020), antara lain terdapat 58 PDP, dan tiga ODP baru menjadi 2.532 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani mengemukakan bersamaan penerapan PSBB juga gencar diselenggarakannya rapid test massal guna mendeteksi dini, yang hingga kini berlangsung pada 18 titik lokasi dengan cakupannya mencapai 1.527 orang.

Wabup Garut.

Didesak pertanyaan Garut News, Leli Yuliani berjanji segera membahas pertimbangan masifnya dilaksanakan agenda kegiatan yang lebih mendekatkan secara psikologi medis terhadap masyarakat sebagai upaya lain melawan virus dan pengobatannya.

Agar mewujudkan masyarakat senantiasa bersama-sama waspada dengan cara yang lebih elegan dan manusiawi, bahkan bisa menjadikan premis yang bisa dilakukan dengan bijaksana tanpa unsur mengecilkan peran serta satu dan lainnya.

Spesialis Patologi Klinik Kedokteran, dr Yuli Ariane Hermawan antara lain detail pula memaparkan efektivitas penyelenggaraan rapid test dengan beragam merk produksinya sebagai upaya mendeteksi dini kemudian bisa berlanjut pada test masif PCR.

Yeni Yunita.

Pada jumpa pers di Gedung Pendopo Kabupaten ini, Rabu (13/05-2020) petang, antara lain dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kehumasan pada “Dinas Komunikasi dan Informatika” (Diskominfo), Yeni Yunita, SE, M.Si.

Sebelumnya juga Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menuturkan, pasien asal Selaawi menjalani perawatan tim medis sesuai prosedur ditetapkan, terus memantau perkembangan kesehatannya hingga akhirnya dinyatakan negatif COVID-19.

“Diperiksa negatif, diperiksa negatif lagi,” katanya.

Pasien tersebut sebelumnya sempat mengeluhkan sakit hingga harus menjalani perawatan di salah satu fasilitas kesehatan sepulang dari daerah Banten, 29 Maret 2020 silam.

Dadang Bunyamin Bersama Tagana.

Namun kondisinya tak berangsur membaik sehingga dilakukan pemeriksaan kesehatan dan hasilnya positif COVID-19. Kemudian dibawa ke RSUD Garut hingga akhirnya sembuh.

Selain pasien ketiga, satu pasien kelima positif COVID-19 juga dinyatakan sembuh lebih dulu oleh pihak rumah sakit.

Sedangkan pasien lainnya, pertama dan kedua hingga kini belum dinyatakan sembuh masih terus mendapatkan pemantauan petugas medis.

Dapur Umum Lapangan.

“Pasien pertama dan kedua masih positif, mudah-mudahan hasilnya nanti baik,” imbuh Helmi.

Sedangkan total pasien positif ada 11 orang, dua di antaranya warga negara asing asal Bangladesh.

“Jaring Pengaman Sosial”

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Garut Dadang Bunyamin, S.Sos katakan jaring pengaman sosial pencegahan dan penanganan Covid-19 di antaranya berupa pasokan nasi kotak.

Peranserta Tagana.

Diperuntukan bagi petugas pada setiap 14 pos pelayanan yang masing-masing dikelola 20 personil dengan menu bervariasi.

Berlangsung selama 14 hari sehari sejak berlangsungnya penerapan PSBB di Kabupaten Garut, sehingga didirikan Dapur Umum lapangan di pelataran Kantor Dinas Sosial kabupaten setempat, ungkapnya Rabu (13/05-2020).

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here