Pasar Cisewu Garut Rubuh Lukai Tujuh Warga

0
6 views
Nyaris Serapuh Rumah Tak Layak Huni Ini.
Dihuni Penduduk Kecamatan Cilawu.

“Berkondisi Bangunan Tua, dan Rapuh”

Garut News ( Selasa, 17/09 – 2019 ).

Terdapat sedikitnya seorang warga saat bertransaksi dagang mengalami cedera berat, dan enam penduduk lainnya luka ringan lantaran mendadak-sontak bangunan pasar desa di RT. 05/03 Kampung Cinta Asih Sukajaya Cisewu Garut ambruk, Senin (16/09-2019) sekitar pukul 06.45 WIB.

Korban luka berat Tarsini (30) konsumen asal Kampung Daya Mekar RT. 01/02 Cisewu, didera luka bagian kepala, dan kaki. Kini mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Cisewu.

Sedangkan enam korban luka ringan terdiri Muhamad Fadil Ramadan (30) warga Kampung Daya Mekar RT. 01/02 Sukajaya Cisewu luka pada bagian mulut, Kodir (26) pedagang asal RT. 02/04 Caringin luka di bagian punggung, dan Yeti (45) konsumen asal Kampung Sukamulya RT. 06/08 Sukajaya Cisewu luka pada bagian dahi.

Kemudian, Muhamad Ehab pedagang asal Bungbulang luka ringan di bagian pinggang, Karsini (32) konsumen asal Kampung Daya Mekar RT. 04/06 Cipanas Sukajaya Cisewu luka pada bagian kepala serta punggung, dan Sartilah warga asal Desa Sukarame Caringin.

Peristiwanya bermula sekitar pukul 06.30 WIB, saat warga ramai bertransaksi di pasar. Mendadak, bangunan fondasi pasar terbuat dari kayu tersebut ambruk, dan menimpa beberapa orang di bawahnya sehingga tak sempat lagi menghindar.

Diduga bangunan pasar ambruk terpicu robohnya tiang bangunan pasar akibat terdorong warga ramai berbelanja. Bangunan satu roboh menimpa dua bangunan berikutnya berurutan ambruk.

Warga pun sibuk menyelamatkan korban tertimpa bangunan pasar itu, dan mengevakuasinya ke poliklinik desa setempat. Salah seorang di antaranya, Tarsini dibawa ke Puskesmas guna mendapatkan perawatana lebih lanjut karena luka berat.

Sedangkan korban terluka ringan, setelah ditangani, diperbolehkan pulang ke masing-masing rumahnya.

“Bangunan pasar ini tua, dan rapuh. Sehingga rentan roboh jika terkena angin besar, atau dorongan sedikit pun. Bahkan juga mudah terbakar. Dengan tiga lokal diisi 30 unit kios,” kata Kaur Pemerintahan Desa, Lilit.

Seorang pemilik kios, Dedek Isra berharap agar mencegah berulangnya kejadian serupa Pemkab Garut sebaiknya melakukan uji kelaikan atas kondisi bangunan pasar berbahankan kayu-kayu yang kini rapuh.

Pasar desa ini diakuinya beroperasi sejak 2000 silam. Dibuka setiap sepekan sekali, yakni Senin.

“Masih ada tiga lokal di pasar ditempati 20 pedagang. Kita harap semuanya berhati-hati pada hari pasar sebab bangunannya rapuh tersebut sangat berpotensi rubuh,” imbuh Danramil 1123/Cisewu, Kapten Arm Hariyanto.

Pasca kejadian itu, dijadwalkan warga melakukan pembersihan material bangunan pasar roboh.

*********

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here