Pasangan Agus – Imas, Tangguh dan Percaya Diri

0
90 views
Pendaftaran.

Garut News ( Selasa, 09/01 – 2018 ).

Pendaftaran.

Pasangan bakal calon (balon) Agus Supriadi – Imas Aan Ubudiyah nampak tangguh dan sarat percaya diri, keduanya bersama rombongan tetap melanjutkan berjalan kaki ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut Jalan Suherman, Selasa (09/01-2018), meski nyaris sepanjang perjalanan turun hujan.

Pasangan balon usungan koalisi Partai Demokrat dengan PKB tersebut, tiba dan langsung diterima pihak KPU untuk mendaftarkan keikutsertaan pada Pilkada Garut 2018, pada sekitar pukul 14.10 WIB.

Ikut serta berhujan-hujan menyertai Agus-Imas, Ketua DPC Demokrat Garut Ahmad Bajuri, Ketua DPC PKB Garut Dadan Hidayatulloh, anggota legislator, para pengurus, serta kader masing-masing kedua partai.

Selain relawan, sejumlah pengurus partai lain yang bukan peserta Pilkada juga tampak semarak hadir memberikan dukungan.

Sebelumnya, Agus Supriadi juga mantan Bupati Garut berpasangan dengan Memo Hermawan itu, mengemukakan alasan dirinya kembali terjun ke dunia politik mencalonkan diri sebagai Bupati Garut 2014-2019 karena ingin menghabiskan sisa umurnya untuk mengabdi untuk Garut demi terwujudnya Garut aman, tertib, dan sejahtera.

“Saya bersama Bu Imas sudah berikrar akan sumbangkan sisa hidup sebagai pengabdian pasti untuk Garut. Kerjasama semua pihak dengan pemerintah, apa yang diharapkan agar Garut aman, tertib, dan sejahtera dapat terwujud. Garut Bisa Bangkit, dan Berprestasi lagi,” tandasnya.

Ungkapan senada dikemukakan Imas Aan Ubudiyah, mantan Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Garut juga pendiri PKB Garut ini, mengatakan dirinya memutuskan maju di Pilkada Garut 2018 berpasangan dengan Agus Supriadi lantaran ingin membuat perubahan pengelolaan anggaran pembangunan agar berkeadilan dan dapat dirasakan semua masyarakat.

“Saya diajak pulang ke Garut membangun Garut. Bicara pemerintahan adalah bicara pengelolaan anggaran. Saya tak mengerti, bertahun-tahun kondisi jalan ke kampung halaman saya di Ciucing Peundeuy Garut Selatan, dan Cisompet sampai sekarang masih tetap jelek. Lalu ke mana dan bagaimana pengelolaan anggarannya selama ini? Padahal semua harus merasakan kue pembangunan secara adil dan merata,” ujar dia.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Garut Hilwan Fanaqi, paslon Agus Supriadi-Imas Aan Ubudiyah tercatat merupakan paslon ketiga mendaftar ke KPU Garut. Beberapa jam sebelumnya pada hari sama, pasangan balon yang mendaftar adalah dari jalur perseorangan Soni Sondani-Usep Nurdin.

Hilwan katakan, sama seperti halnya paslon Rudy Gunawan-Helmi Budiman, kedua paslon yang mendaftar berikutnya juga masih terdapat sejumlah kekurangan yang mesti dilengkapi.

“Secara umum berkas pencalonan bisa diterima, dan kami berikan tanda terimanya. Ada yang harus dilengkapi dan diperbaiki memang, nanti tanggal 18 sampai 20 Januari,” imbuh Hilwan.

Dikemukakan, khusus paslon perseorangan baik paslon Soni Sondani – Usep Nurdin maupun Suryana – Wiwin Suwindaryati mendaftar ke KPU. Namun kedua paslon masih terdapat kekurangan terutama jumlah syarat dukungan pencalonan.

Untuk lolos seleksi pencalonan di KPU, Soni-Usep mengalami kekurangan syarat dukungan harus dipenuhi hingga mencapai sekitar 140 ribu lebih, dan Suryana-Wiiwin sekitar 90 ribu lebih.

Paslon lain dari jalur perseorangan maupun koalisi partai bakal meramaikan Pilkada Garut 2018 dipastikan mendaftar ke KPU pada hari terakhir penerimaan pendaftaran, Rabu (10/01-2018).

Mereka, paslon Agus Hamdani – Pradana Aditya Wicaksana (PPP-PAN-Hanura), Iman Alirahman – Dedi Hasan Bahtiar (Golkar-PDIP), dan Suryana – Wiwin.

*******

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here