Partisipasi Aktif Muhammadiyah Luncurkan RCEE dan KIE

0
11 views
Ketua Umum PP. Muhammadiyah.
Soliditas.

“Garut Menembus 3.500 Kasus”

Garut News ( Rabu, 27/05 – 2020 ).

Andil maupun partisipasi aktif Muhammadiyah dalam penanganan Covid-19 dengan gugus tugasnya Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) semakin diintensifkan.

Terbukti, hingga 26 Mei 2020, tercatat terdapat 4.984 kasus Covid-19 ditangani perawatannya pada 77 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) di seluruh Indonesia. Terdiri 3.126 ODP, 1.623 PDP, dan 235 positif.

Peran aktif Muhammadiyah tersebut, tak terlepas dari kolaborasi dukungan internal jaringan struktur organisasi Persyarikatan Muhammadiyah beserta warganya juga dukungan eksternal perusahaan swasta serta lembaga mitra.

Demikian dikemukakan Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Agus Samsudin pada Konferensi Pers Penanganan Covid-19 Muhammadiyah di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, Rabu (27/05-2020).

Dikemukakan, upaya penanganan Covid-19, MCCC bersama lembaga mitranya meluncurkan beragam program spesifik.

Di antaranya program RCCE (Risk Communication and Community Engagement/ Komunikasi Risiko dan Keterlibatan Masyarakat) berfokus pada upaya mempromosikan perilaku pencegahan dan perilaku yang bisa melindungi kesejahteraan anak selama pandemi Covid-19.

Perilaku sasarannya lanjutnya, meliputi tinggal di rumah, menjaga jarak sosial dan fisik, mencuci tangan dengan sabun, tak menyentuh wajah, etiket batuk / bersin, menggunakan masker, diet sehat, isolasi diri, dan perilaku berkaitan dengan kesejahteraan anak seperti imunisasi, ANC dan tindakan perlindungan anak.

Program itu menyasar komunitas masyarakat di enam provinsi, meliputi Sumatera Utara di Kota Medan dan Deli Serdang; Sumatera Barat di Kota Padang dan Pariaman; Lampung di Kota Metro; dan Jawa Barat di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Kota dan Kabupaten Bekasi.

Juga Propinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin, Barito Kuala dan Banjar Baru; dan Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Goa dan Maros.

Agus katakan, di kota-kota ini MCCC melaksanakan kegiatan-kegiatan rekruitmen dan pelatihan relawan, menjalankan mobil penerangan keliling, membuat fasilitas cuci tangan. Kemudian memfasilitasi rapat komunitas secara daring untuk membuat rencana kerja, merancang membuat dan mendistribusikan materi-materi sosialisasi disampaikan melalui mobil penerangan keliling, pertemuan komunitas serta kampanye media sosial.

Dikemukakan, program lain diluncurkan berupa edukasi melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dengan 1.700 panduan pencegahan covid-19 pada 34 kabupaten di Indonesia.

Sebanyak 340 relawan Muhammadiyah melakukan edukasi keliling menggunakan kendaraan edukasi (mobil keliling) untuk #dirumahaja; 65 buah Baliho edukasi protokol pencegah covid di 13 provinsi. Pembuatan panduan-panduan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dan bagaimana mekanisme, prosedur dan kemampuan menghadapi wabah.

Pembuatan meliputi 10 topik, antara lain ‘Apa itu Covid-19?’, Istilah-istilah Covid-19’, panduan pribadi, panduan komunitas, dan panduan pengurusan jenazah.

Program lainnya kerjasama dengan lembaga mitra MCCC meliputi diseminasi informasi dan edukasi masyarakat, pembentukan call center, Layanan Dukungan Psikososial (LDP), webinar, pelatihan daring, pelatihan penggunaan APD tenaga kesehatan, pembuatan situation room operasional call center dan LDP serta monitoring dan evaluasi (monev).

“Muhammadiyah melalui MCCC mengajak seluruh komponen bangsa agar tetap waspada. Secara rasional menggunakan ilmu pengetahuan yang sesuai untuk bersama sama merespon Covid-19,” imbuhnya.

Ditegaskan, kini saatnya seluruh elemen bangsa memberikan kontribusi dengan kekuatan masing-masing, memberikan informasi benar dan penuh kejujuran.

“Masyarakat luas senantiasa tetap mengikuti anjuran Persyarikatan Muhammadiyah dan pemerintah supaya tetap membiasakan diri hidup bersih dengan menjaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan,” imbuhnya pula.

“Garut Menembus 3.500 Kasus”

Berdasar data dan informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut hingga pukul 17;45;67 WIB, Rabu (27/05-2020), totalitas terkait wabah predator pandemi global tersebut menembus 3.500 kasus.

Terdiri 13 positif, 65 PDP, 2.602 ODP, serta 820 OTG. 

********

Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat/Sebelum Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here