Parlemen “Menyanyi Kecewa Berat” Lantaran Tunjangan Belum Dibayar

0
60 views

Garut News ( Selasa, 03/02 – 2015 ).

Penggembala Bebek Ini, Tak Pernah Mendapat Tunjangan. Lantaran Diwakili Para Wakilnya di Parlemen. (Foto : John Doddy Hidayat).
Penggembala Bebek Ini, Tak Pernah Mendapat Tunjangan. Lantaran Diwakili Para Wakilnya di Parlemen. (Foto : John Doddy Hidayat).

Kalangan parlemen pada DPRD Kabupaten Garut “menyanyi kecewa berat”, lantaran menyesalkan dana tunjangan Januari, dan Februari belum juga dibayarkan.

Selama ini, mereka hanya menerima gaji bulanan sekitar Rp4 juta setiap anggota yang terhormat tersebut.

Sedangkan tunjangan mencapai Rp10 juta setiap anggota belum diterima. Sebab sinkronisasi “Dokumen Pelaksanaan Anggaran” (DPA) 2015 masih belum rampung.

Anggota Fraksi PKB, Iden Sambas mengakui, ini menghambat kelancaran tugas dan kinerja anggota dewan, katanya.

Sebagian aktivitas kepartaian pun turut terganggu karena sebagian dari tunjangan anggota dewan itu biasanya diperuntukkan bagi kepentingan kegiatan partai, katanya pula.

“Katanya kondisi seperti ini biasa terjadi. Yang dulu-dulu juga begitu. Ini yang saya baru tahu, kok bisa?” ungkap Iden, baru nyaho, Senin (02/02-2015).

Ungkapan senada dikemukakan anggota Fraksi Demokrat-Restorasi Dadang Sudrajat. Dia malahan memertanyakan belum dibayarkannya tunjangan dewan, apakah karena DPA belum selesai, atawa terjadi kekosongan dana di kas Sekretariat DPRD.

“Jika alasannya sinkronisasi DPA belum selesai, mengapa untuk gaji bisa dibayarkan? Tunjangan dengan gaji kan sama belanja rutin, posnya jelas,” kata dia.

Anggota Fraksi Partai Golongan Karya Dendi Hidayat meminta Setwan DPRD segera menyelesaikan kasus tersebut, dan menyerahkannya ke “Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset” (DPPKA) untuk diproses.

“Memang ada ketentuan kalau DPA belum disahkan, boleh dibayarkan itu dana menyangkut kewajiban mengikat, yaitu gaji. Sedangkan dana kegiatan, termasuk tunjangan, tak boleh dibayarkan sebelum proses DPA APBD beres,” tutur mantan Kepala DPPKA itu.

Dikemukakan, tunjangan anggota dewan belum dibayarkan ini, terdiri tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan perumahan, (…….enak juga …ya…Red.).

*********

Noel, Jdh.