Pabrik Sempat Dibanggakan Bupati Garut Ternyata “Kolaps”

0
95 views

Garut News ( Kamis, 18/06 – 2015 ).

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).

Pabrik sempat dibanggakan Bupati Garut Rudy Gunawan, berupa pengolahan produk windows treatment PT Naishoku Indonesia di Desa Cangkuang Kecamatan Leles ternyata kini “kolaps”.

Bahkan, masih menunggak pembayaran gaji karyawan sekitar Rp1,2 miliar, hingga kini hanya sekitar Rp120 juta dibayarkan pada karyawan.

Lantaran pabrik diresmikan 20 Februari 2015 tersebut,  berhenti beroperasi sejak awal Juni lalu. Sehingga gaji para karyawan juga tak terbayarkan.

Bupati Rudy Gunawan mengaku kecewa dan dibohongi perusahaan asal Jepang itu. Apalagi belakangan diketahui pabrik tersebut bermasalah dalam perizinan.

PT Naishoku hanya menyewa tempat milik PT Toso Industry Indonesia, katanya.

Padahal Rudy Gunawan meresmikan beroperasinya pabrik tersebut. Dia malahan sempat menyatakan bangga kehadiran pabrik ini di Garut sebab bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, sekaligus meningkatkan pundi “Pendapatan Asli Daerah” (PAD).

Kepada wartawan, Rabu (17/06-2015), Rudy Gunawan malahan katakan merasa dibohongi terjadinya kasus tersebut.

PT Naishoku mengadakan pertemuan dan memberikan laporan pada Pemkab Garut terkait kondisi menimpanya. PT Naishoku menyewa tempat pada PT Toso guna memproduksi windows treatment.

Namun perkembangan perhitungan bisnisnya, dinilai tak menguntungkan. Barang diproduksi tak laku dijual, sehingga perusahaan merugi.

Mengakibatkan, ratusan karyawan tak menerima gaji hingga sekarang. Sebagian di antara mereka terpaksa keluar, dan pindah kerja ke perusahaan lain.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here