Optimisme Taman Satwa Cikembulan 2020 Maksimal Berkeunggulan

0
20 views
Rudy Arifin, SE Sampaikan Keterangan Pers.
Bersama Bayinya.

“Terganjal kerusakan jalan, meski prestasi lembaga konservasi ini berskala Nasional bahkan Internasional yang Mengharumkan Nama Kabupaten Garut”

Garut News ( Kamis, 26/12 – 2019 ).

Manager Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut, Rudy Arifin, SE bersama seluruh Keluarga Besar Pengelola Lembaga Konservasi tersebut, kian memiliki penguatan optimisme sejak memasuki 2020 bisa maksimal mewujudkan ragam keunggulan.

Tak hanya berkeunggulan berhasil mengembangbiakan satwa langka yang dilindungi Undang-Undang RI, melainkan juga keunggulan lainnya.

Mengasuh Empat Bayi Singa.

Di antaranya unggul mewujudkan wahana wisata edukatif berbasis ramah lingkungan, termasuk ruang terbuka hijau ramah anak-anak.

Serta sarana wisata keluarga yang aman, dan nyaman ditunjang pula beragam fasilitas pendukungnya.

Ruang Terbuka Hijau Taman Satwa Cikembulan.

Potensi tersebut juga didukung keunggulan sumber daya seluruh pengelolanya, dengan jaminan kepuasan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Rudy Arifin, SE pun bersama seluruh Keluarga Besar Pengelola Satu-satunya Taman Satwa di Provinsi Jawa Barat ini, senantiasa menyajikan suasana yang maksimal bisa menginspirasi setiap kunjungan wisatawan. Sehingga mereka pun termotivasi prima memenangkan pelbagai tantangan di 2020”

Dilengkapi Pula Rumah Untuk Kelinci.

“Terganjal Kerusakan Sarana Jalan” 

Sedangkan yang menjadi ganjalan selama ini, berupa kerusakan sarana jalan kabupaten sejak beberapa tahun terakhir dibiarkan terlantar.

Sehingga dari estimasi totalitas 132.345 pengunjung selama rentang waktu Januari hingga akhir Desember 2019, peningkatan jumlah pengunjungnya hanya lima persen dibandingkan periode sama 2018 silam.

Manjakan Anak Bermain.

Minimnya peningkatan kunjungan wisatawan itu, lantaran terdampak kondisi akses sarana jalan yang dibiarkan lama berkondisi rusak pada puluhan hingga ratusan titik lokasi, sehingga setiap diguyur hujan tertutupi genangan air comberan.

“Meski prestasi lembaga konservasi ini berskala nasional bahkan internasional, yang juga memberikan sumbangsih mengharumkan nama kabupaten Garut”

Disesuaikan Dengan Habitatnya.

Antara lain kembali berhasil kembangbiakan satwa endemik Orangutan (Pongo pygmaeus), dan Singa Afrika.

Manager Taman Satwa Rudy Arifin, SE katakan terdapatnya kelahiran bayi Orangutan pada Sabtu (09/11-2019) pagi, serta bertambahnya empat ekor anak Singa Afrika yang dilahirkan pada 3 dan 4 Oktober 2019. Maka populasi koleksi satwanya menjadi 448 dari 109 spesies.

Buku Semi Ilmiah Taman Satwa Cikembulan, Terbitan Garutnews.com

“Termasuk tujuh Orangutan, dan delapan Singa Afrika yang semula hanya sepasang,” bebernya.

Bahkan kini pun, kembali mendapatkan kepercayaan memelihara sekaligus merawat seekor Burung Cenderawasih (Paradisaea minor).

Bisa Bersahabat.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut pada ‘Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam’ (BBKSDA) Jabar, Dodi Arisandi, SH, M.Si mengapresiasi positip lembaga konservasi Cikembulan, yang selama ini di antaranya kembali berhasil mengembangbiakan Orangutan, dan Singa Afrika.

“Penambahan Populasi tersebut, menyemangati penguatan optimisme menjalani 2020”

******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here