Obyek Wisata Sepi, Penduduk Merebak Marak “Ngabuburit”

Garut News ( Selasa, 01/07 – 2014 ).

Seorang pedagang di Cipanas Garut, Lelauasa Bersihkan Lintasan Jalan di Depan Warungnya. (Foto: John DH).
Seorang Pedagang di Cipanas Garut, Lelauasa Bersihkan Genangan Air Lintasan Jalan di Depan Warungnya. (Foto: John DH).

Memasuki sepuluh hari pertama Puasa Ramadhan, umumnya setiap lokasi atawa kawasan wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berkondisi sepi pengunjung.

Meski, masa liburan sekolah masih lama.

Seperti pada selama Sabtu – Ahad – Senin (28-29-30/06-2014), sebagian besar umat Islam khusu dengan pelaksanaan beribadah puasa Ramadhan.

Obyek-obyek wisata pun kini menjadi  lengang.

Di antaranya Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Situ dan Candi Cangkuang Leles, Lapang Golf Ngamplang Cilawu, juga Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler.

“Sebelum mulai puasa, banyak sekali pengunjung dari manapun ke Cipanas. Anak-anak sekolah kan libur. Juga banyak masyaraka datang sengaja mandi keramas saat munggah. Tiap tahun memang seperti itu. Tetapi saat puasa Ramadan, suasana jadi sepi sekali,” kata Ita(29), warga Cipanas.

Namun demikian tak mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada sejumlah  titik lokasi di kawasan Kota Garut dan sekitarnya, terutama menjelang sore hari.

Banyak penduduk memenuhi pusat-pusat perbelanjaan atawa pusat jajanan menjelang buka puasa.

Termasuk memenuhi ruang terbuka Alun alun Garut Kota, Alun-alun Tarogong Kaler, dan Lapang Merdeka Kerkoff pun tak luput menjadi sasaran “ngabuburit”.

Para pedagang makanan olahan siap saji dan minuman berbuka puasa, merebak marak di pelbagai tempat pusat kota banyak diserbu pembeli.

“Meski hanya sore, tetapi di bulan Ramadan selalu ada lebihnya. Alhamdulillah,” ujar Asep, seorang pedagang es kelapa muda di Simpang Lima.

******

Noel, Jdh.

Related posts