Nominal Sembako KPM Meningkat Menjadi Rp200 Ribu

0
7 views
Dadang Bunyamin.
Mengadvokasi Masyarakat.

“Dari Semula BPNT Bernilai Rp110 Ribu”

Garut News ( Senin, 01/03 – 2020 ).

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Garut Dadang Bunyamin, S.Sos katakan, mulai Maret 2020 hingga enam bulan mendatang nilai nominal ‘sembilan bahan pokok’ (sembako) bagi setiap ‘keluarga penerima manfaat’ (KPM) meningkat menjadi Rp200 ribu.

Peningkatan tersebut berdasar Inpres yang disampaikan Menkue, sebagai antisipasi dampak perekonomian dari terjadinya wabah corona.

Sedangkan alokasi dananya bersumber dari pos cadangan untuk mengakomodasi kebutuhan tak terduga seperti terjadinya bencana, dan dampak wabah penyakit, ungkap Dadang Bunyamin di ruang kerjanya, Senin (02/03-2020).

Dikemukakan, semula nilai nominal ‘Bantuan Program Non Tunai’ (BPNT) Rp110 ribu  bagi setiap KPM, kemudian sejak Januari 2020 digulirkan program sembako bernilai nominal menjadi Rp150 ribu bagi setiap KPM.

Masing-masing diperuntukan pembelian empat unsur, terdiri unsur karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serta unsur vitamin dan mineral.

Dengan varian berupa beras, jagung, sagu, juga protein bisa berupa telur, daging, ikan basah, sedangkan varian protein nabati berupa kacang-kacangan termasuk tahu-tempe, juga unsur vitamin dan mineral berupa buah-buahan dan sayuran.

Berdasar data bayar bank penyalur, di Kabupaten Garut terdapat 185.000 lebih kepala keluarga (KPM).

Dadang Bunyamin mengharapkan pula, agar setiap KPM bisa memahami pilihan pemanfaatan bantuan tersebut, lantaran KPM sebagai pengendali pembelian sembako di e-warung maupun di agen BNI, yang volume sembakonya disesuaikan dengan nominal.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here