Mundurnya Suhartono Jadikan “Gegeden” Garut “Kebakaran Jenggot”

Garut News ( Jum’at, 11/07 – 2014 ).

Kantor Disnakanla Kabupaten Garut Ketika Dibenteng "Berlin". (Foto: John Doddy Hidayat).
Kantor Disnakanla Kabupaten Garut Ketika Dibenteng “Berlin”. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kalangan “gegeden” atawa sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab/Setda Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini sangat dihebohkan bahkan nyaris merasa “kebakaran jenggot” atas isu mundurnya Suhartono dari jabatan Kepala “Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan” (Disnakkanla) kabupaten setempat.

Lantaran, Suhartono masih belum lama menjabatnya. Dia dilantik Bupati menjadi Kepala Disnakkanla pada 26 Mei 2014 lalu, menggantikan Hermanto dipindahtugaskan menjadi Kepala Badan Ketahanan Pangan.

Belum jelas pula alibi mengapa Suhartono mengundurkan diri dari jabatan diperoleh berdasar lelang jabatan tersebut.

Suhartono juga sejauh ini masih belum bisa dikonfirmasi mengenai hal isu pengunduran dirinya.

Bupati Rudy Gunawan mengakui Suhartono mengajukan permohonan pengunduran diri.

Suratnya diterimanya, dan diserahkan pada Ketua “Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan” (Baperjakat), Iman Alirahman guna dilakukan pengkajian.

“Ya jelas harus dikaji dulu. Sekarang ditangani Baperjakat dan belum ada laporan lagi. Tanya saja Sekda,” kata Rudy Gunawan, berkilah, Kamis (10/07-2014).

Menurut bupati, Suhartono mundur lantaran masalah kesehatan.

Namun Rudy mengaku belum bisa mengabulkan permohonan tersebut, sebelum terdapat laporan detail Ketua Baperjakat, katanya.

Karena itu, dia meminta Baperjakat mengkaji lebih dalam.

Termasuk mewawancarainya agar diperoleh alasan jelas, serta pengecekan masalah kesehatan dengan dibuatkan berita acara lengkap dan detail, katanya pula.

Mengenai isu tekanan dan ketidakharmonisan antara Suhartono dengan rekan kerjanya, Rudy juga mengaku belum tahu.

“Saya tak mendengar. Tetapi saya minta diteliti sebaik-baiknya. Saya tiba-tiba ada surat pengunduran dia. Ya saya minta Pak Sekda mengadakan penelitian, dan dibuatkan berita acara karena itu kewenangan Baperjakat,” kilah Rudy Gunawan pula.

Didesak pertanyaan kemungkinan terdapat sanksi diberikan pada Suhartono atas pengunduran dirinya itu, Rudy tegaskan sanksi pasti ada.

“Ya tentunya kredibilitasnya tak bagus. Dia kan ikut seleksi, dan menjadi masalah, dia aktif mendaftar,” katanya.

*******

Noel, JDH.

Related posts