MUI – PD Aisyiyah Garut Bahas Maraknya Aliran Sesat

0
29 views

“Fatwa dan Rekomendasi MUI Tak Timbulkan Kegaduhan, Justru yang Gaduh Pemilik Kepentingan, Ragam indikasi perbuatan kemaksiatan oknum pejabat juga jangan kembali terulang, sehingga bisa mewujudkan jajaran aparatur pemerintahan yang lebih terhormat,”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Jum’at, 09/10 – 2015 ).

KH. Agus Muhammad Soleh.
KH. Agus Muhammad Soleh.

Kalangan ibu dari Pengurus Daerah Aisyiyah Kabupaten Garut menyelenggarakan silaturahmi sekaligus antara lain membahas maraknya aliran sesat di kabupaten setempat, juga perkembangan Syiah, bersama Jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Gedung MUI Garut, Jum’at (09/10-2015).

Ketua MUI Kabupaten Garut KH Drs Agus Muhammad Soleh mengemukakan, penyikapan lembaganya selama ini terhadap ragam perkembangan aliran yang dinilai sesat tersebut, berupa digulirkannya fatwa dan rekomendasi untuk menyelamatkan umat.

Banyaknya fatwa dan rekomendasi ini, sebenarnya tak menimbulkan kegaduhan, Justru yang gaduh itu mereka yang memiliki kepentingan.

aa20Sedangkan kehadiran Pengurus Daerah Aisyiyah bersilaturahmi dengan MUI dipimpin Ketuanya Hj. Yati Rosyati Damiri tersebut, sangat diapresiasi positip MUI dan dinilai sebagai bentuk kepedulian kalangan ibu yang antara lain pula memadukan program BKSWI agar bisa sinkron dengan program MUI.

Selain itu kembali mengangkat isu keagamaan, aqidah dan akhlak, serta menyerap ragam informasi mengenai kiprah MUI dengan kegiatan pembinaan umat.

Agus Muhammad Soleh pun kepada Garut News mengingatkan, agar momentum 1 Muharam 1437 Hijjriyah atawa pada Rabu, 14 Oktober 2015 bisa meningkatkan kualitas kesadaran keberagamaan kita semua.

aa22Serta kesadaran meningkatkan kualitas keimanan, dan akhlaq, juga hendaknya bisa menyambut 1 Muharam 1437 Hijjriyah dengan nilai-nilai yang Islami, atawa tak merusak momentum satu Muharam.

Kepada jajaran Pemkab Garut, Agus Muhammad Soleh menyerukan pula supaya semakin meningkatkan pembinaan lingkungan para pejabat.

“Ragam indikasi perbuatan kemaksiatan oknum pejabat juga jangan kembali terulang, sehingga bisa mewujudkan jajaran aparatur pemerintahan yang lebih terhormat,” demikian antara lain tandas Ketua MUI Kabupaten Garut dalam pesan moralnya.

********