MUI Garut Segera Mendesak Telisik Regulasi Kemaksiatan

0
26 views

Garut News ( Jum’at, 12/12 – 2014 ).

Djudju Nuzuluddin.
Djudju Nuzuluddin.

Seluruh jajaran “Majelis Ulama Indonesia” (MUI) Kabupaten Garut, segera mendesak ditelisiknya regulasi terkait kemaksiatan, khususnya tentang “minuman keras” (miras).

Selain itu, mendesak kembali ditinjau ulangnya regulasi perijinan, yang selama ini juga berlaku pada tempat-tempat hiburan sekaligus penjual miras.

Sehingga MUI meminta segera bisa beraudensi dengan DPRD kabupaten setempat, sekaligus dapat menghadirkan Bupati Rudy Gunawan, “Badan Narkotika Nasional Kabupaten” (BNNK), Kapolres, Dandim, Kepala Kemenag, serta BPOM.

Dede Burhanudin.
Dede Burhanudin.

Demikian dikemukakan Sekretaris Umum MUI Garut, H. Djudju Nuzuluddin didampingi Pengurus MUI, H. Dede Burhanudin kepada Garut News di ruang kerjanya, Jum’at (12/12-2014).

Mereka juga mengemukakan, pada penyelenggaraan audensi tersebut, antara lain bakal dibahas kajian menyeluruh mengenai kondisi sosial masyarakat saat ini, terutama terkait dengan peristiwa-peristiwa kemaksiatan selama ini pula kerap terjadi.

Sekaligus pula mememertanyakan solusi kebijakan otonomi dan dikresi dari Pemkab setempat, menghadapi merebak-maraknya kemaksiatan di Kabupaten Garut, terutama tragedi miras oplosan yang menelan belasan korban tewas manusia.

Djudju Nuzuluddin juga Dede Burhanuddin menyerukan pula, agar seluruh elemen dan komponen masyarakat bisa lebih baik berinstrospeksi diri masing-masing, menyambut datangnya tahun baru 2015.

Lantaran umur bertambah namun usia berkurang, sehingga kegembiraan menjelang malam pergantian tahun hendaknya dapat diimplementasikan dengan upaya introspeksi, sekaligus menjauhi aktivitas hura-hura.

Djudju Nuzuluddin juga Ketua RW. 10 di Kelurahan Paminggir mengaku bakal mengajak masyarakat di lingkungannya beristighosah, menyambut 2015, imbuhnya.

*******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.