MUI : Bahaya Miras Hendaknya Jangan Melihat Hukum Positif

0
37 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 03/06 – 2016 ).

Aceng Munir.
Aceng Munir.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirojul Munir, akrab disapa Ceng Munir menyatakan,  sangat baik pemusnahan ribuan botol berisi ” miras tersebut.

Namun diingatkan, masyarakat khususnya umat Islam hendaknya tak hanya sebatas melihat hukum positif, melainkan juga hukum Syar’i terkait konsumsi miras itu.

“Yang harus pula diingat, bukan hanya hukum positif, tetapi hukum Syar’i ini lebih dahsyat lagi hukumannya. tak hanya bagi peminumnya, namun juga bagi yang memproduksi, memperdagangkan, dan memfasilitasnya,” tandas Munir saat menghadiri pemusnahan ribuan botol berisi miras di depan pelataran Kantor Bupati, Jum’at (03/06-2016).

Masih menurutnya, mereka yang meninggal akibat mengonsumsi miras, narkoba dan sejenisnya berdasar Syar’i tak boleh dishalatkan, bahkan kuburannya pun mesti dijauhkan dari pekuburan Kaum Muslimin.

Meski di dunia tak terkena sanksi maupun hukuman, di akhirat kelak pasti dimintai pertanggungjawaban, dan mendapatkan hukumannya.

“Kesadaran tersebut, semestinya dibangun di tengah masyarakat,” imbuh Munir.

Munir juga sangat menyayangkan, pada rencana Mendagri Tjahjo Kumolo menghapuskan Perda Syari’at khususnya Perda tentang Miras.

“Justru seharusnya Perda Anti Perbuatan Maksiat/Miras ini diperkuat. Kami siap mendukungnya. Ini agar Garut yang halal, bersih dari maksiat terwujud seperti kita harapkan,” imbuhnya pula.

********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here