Mudik Lebaran Banyak Gunakan Moda Bak Terbuka

Garut News ( Sabtu, 02/08 – 2014 ).

Hanya Beralaskan Karpet Seadanya dan Penutup Kepala dari Sengatan Matahari dengan Potongan Kertas Karton. (Foto : John Doddy Hidayat).
Hanya Beralaskan Karpet Seadanya dan Penutup Kepala dari Sengatan Matahari dengan Potongan Kertas Karton. (Foto : John Doddy Hidayat).

Terbilang banyak di antara ribuan pengendara bermudik Lebaran Idul Fitri 1435 H/2014, nekat menaiki jasa angkutan mobil berbak terbuka.

Berupa truk terbuka atawa jenis kendaraan lain.

Padahal menumpang di atas bak mobil tersebut bisa sangat berbahaya.

Terkait gangguan kesehatan tubuh maupun kemungkinan dapat terjadi kecelakaan.

Tabah Terjebak Kemacetan Lalulintas. (Foto : John Doddy Hidayat).
Tabah Terjebak Kemacetan Lalulintas. (Foto : John Doddy Hidayat).

Umumnya mereka hanya seadanya menggunakan kain terpal berpenyangga batang bambu sebagai penutup jika diguyur hujan, kepanasan, atawa terdapat terpaan angin besar.

Para penumpangnya juga cukup duduk di dasar bak beralaskan tikar, atawa karpet sambil memegangi maupun merangkaul barang bawaan.

Beberapa penumpangnya pun kerap terlihat membawa serta perlengkapan tidur, seperti bantal, dan selimut.

Rawan Kecelakaan. (Foto : John Doddy Hidayat).
Rawan Kecelakaan. (Foto : John Doddy Hidayat).

Terutama jika di antara mereka tedapat orang tua, atawa anak-anak, bahkan balita.

Sebagian penumpang mobil bak bisa sambil menyandarkan tubuhnya ke pinggiran pembatas bak mobil, dan sebagian lainnya tak kebagian tempat terpaksa sebisa mungkin bertahan dari goyangan kendaran melesat kencang.

Bahkan beberapa penumpang acap nekat duduk persis di pinggiran bak mobil seolah tak khawatir terjatuh jika suatu ketika mobil berhenti mendadak sontak, atawa terantuk batu maupun lubang.

Balita pun Asyik Naiki Truk Berbak Terbuka. (Foto : John Doddy Hidayat).
Balita pun Asyik Naiki Truk Berbak Terbuka. (Foto : John Doddy Hidayat).

Paling memperihatinkan pula, tak sedikit mereka menggunakan jasa angkutan mobil bak tanpa pengaman sama sekali.

Namun mereka terlihat santai duduk atau rebahan di atas bak tersebut.

“Mereka memilih mobil bak lantaran mobil bak lebih murah. Berangkat iuran bersama berongkos murah meriah. Itu yang saya tahu dari beberapa tetangga doyan bepergian menyewa mobil seperti ini. Seringnya mereka pakai mobil bak atawa truk jika pergi berwisata,” kata Tri Nurtanti(32), penduduk Pataruman Tarogong Kidul, , Garut, Jabar, Jumat (01/08-2014).

Terlelap. (Foto : John Doddy Hidayat).
Terlelap. (Foto : John Doddy Hidayat).

Tri mengaku tak pernah ikut jika diajak berwisata menggunakan mobil bak terbuka.

Karena selain tak nyaman, juga takut sebab rentan bisa mengalami kecelakaan, sebab bukan peruntukkannya, katanya pula.

“Saya juga heran, sepanjang lintasan jalan waktu mudik ke Ciamis maupun sekarang balik ke Cikarang, banyak sekali masyarakat menggunakan bermobil bak terbuka. Tetapi anehnya, kok dibiarkan ?” kata Eko(30), pemudik asal Cikarang Bekasi saat ditemui beristirahat di Cilawu Garut.

Menurut dia, semestinya itu menjadi perhatian semua pihak, terutama aparat berwenang, sebab menyangkut keamanan, dan keselamatan manusia.

*******

Noel, Jdh.

Related posts