Momentum Pembebasan Kaum Tani dari Jerat Feodalisme

by

Garut News, ( Selasa, 24/09 ).

Unjukrasa Aliansi Masyarakat Buruh Tani. (Selasa, 24/09 ).
Unjukrasa Aliansi Masyarakat Buruh Tani. (Selasa, 24/09 ).

Hari Tani Nasional, 24 September diperingati setiap tahunnya, momentum sejarah pembebasan kaum tani dari jeratan feodalisme, kolonialisme, dan imperialisme.

NKRI, negara agraris disimbolkan petani tanahnya sesuai UUD-1945, psl 33, tnah, air, udara, serta terdapat di dalamnya sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat.

Pada UUPA, tak membenarkan penguasaan tanah melampaui batas.

Pengaturan batas maksimum dimaksudkan, agar setiap orang mengerjakan tanah berdasar kemampuannya.

Apabila penguasaan tanah melebihi kemampuan, berarti memerkerjakan buruh dalam mengelola tanah itu, ini tak dikehendaki UUPA.

Namun, kini persoalan nyaris selalu menjadi pemicu konflik agraria, berupa ketimpangan penguasaan pada pengelolaan, dan pemanfaatan tanah.

Pemerintah diberi mandat UUD-1954, menguasai untuk mengatur, dinilai tak pernah kunjung tiba dalam penyelesaiannya.

Berakibat konflik masalah tanah terdapat dimana-mana.dengan cara refresif.

Bahkan terkesan acuh dalam menangani konflik agraria di daerah, khususnya di Garut.

Sehingga Aliansi Masyarakat Buruh Tani, terdiri Front pemuda Guntur (FPG), Garda Bangsa Reformasi (GBR), Solidaritas Anak Bangsa (SABA), serta Masyarakat Tani tatar Sunda (MANTRA).

Mereka menyatakan sikap, laksanakan reforma agraria sejati, dan retribusi tanah, kemudian prioritaskan pemilikan, pemanfaatan, atawa pengelolaan tanah negara, dan kekayaan alam untuk petani, masyarakat adat, masyarakat miskin kota, nelayan, dan buruh.

Selanjutnya, segera selesaikan kasus penyerobotan lahan seluas 2,3 hektar, di Kampung Sindang Ratu Desa Jatiwangi, Pakenjeng, Garut, Jawa Barat.

Bernomor Giriklletter (C) No. 28 Persil 94 b kelas D III.

Demikian pernyataan pada aksi Aliansi Masyarakat Buruh Tani, pada instansi teknis terkait, serta di pelataran Pintu Gerbang Komplek Perkantoran Setda Kabupaten Garut, Selasa (24/09).

****** John.