Mobilitas Petani Pasirwangi Terhambat Aktivitas Pariwisata Darajat

Garut News ( Sabtu, 09/08 – 2014 ).

Foto berita akhir pekan ini ;

Perempuan Tani di Darajat Rehat Sejenak di bawah Pipa Uap Panas, Sambil Menunggu Suami.
Perempuan Tani di Darajat Rehat Sejenak di bawah Pipa Uap Panas, Sambil Menunggu Suami.

Menampilkan fenomena mobilitas para petani pada wilayah Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Selama ini mereka terhambat, bahkan kerap terganjal aktivitas industri Pariwisata di Darajat.

Terutama setiap Sabtu dan Ahad, juga hari liburan panjang lainnya.

Lantaran, meski lintasan ruas badan jalan menuju areal pertanian masyarakat tersebut berhotmix.

Masyarakat Tani, Sejenak Rehat Saksikan Aktivitas Wisatawan Darajat.
Masyarakat Tani, Sejenak Rehat Saksikan Aktivitas Wisatawan Darajat.

Tetapi kerap terjebak kemacetan total beragam jenis kendaraan berwisata.

Sehingga, juga mengganggu mobilitas transfortasi kendaraan milik pengelola lapangan geothermal atawa Panasbumi Darajat.

Bahkan mengganggu mobilitas transfortasi angkutan umum perdesaan.

Masyarakat petani pun, selama ini menjadi acap terhambat mobilitas transfortasi moda angkutan produk hasil pertanian mereka.

Mobilitas Para Petani Terhambat Moda Angkutan Wisatawan Darajat.
Mobilitas Para Petani Terhambat Moda Angkutan Wisatawan Darajat.

Padahal beragam komoditi sayuran produk para petani dari Pasirwangi ini, mendesak segera bisa sampai di Pasar Induk Jakarta, atawa Caringin Bandung.

Menyusul beragam jenis sayuran, jika terlalu lama di perjalanan dipastikan bisa cepat layu.

Bahkan menjadi basi, atawa busuk seperti kol maupun tomat.

Para pengemudi angkutan penumpang umum perdesaan pun, kendati kerap “ngadat” atawa protes pada pemkab setempat.

Terhambat Kerap Berpapasan Kendaraan Besar Wisatawan.
Terhambat Lantaran Kerap Berpapasan Kendaraan Besar Wisatawan.

Namun merebak-maraknya aktivitas pariwisata di Darajat, hingga kini masih terus berlangung.

Maka bisa diibaratkan, “anjing mengonggong, kapilah tetap berlalu”, jalan terus.

Sedangkan kemacetan arus lalu lintas, selama ini juga acap berlangsung sejak Bundaran Tarogong, atawa pada lintasan jalan pertigaan Samarang.

Sebab, serbuan beragam jenis kendaraan wisatawan, termasuk bus berbadan lebar dan panjang setiap liburan membludak menuju Darajat.

Dikepung Lahan Kritis.
Dikepung Lahan Kritis.

Kondisi tersebut, diperparah pula semakin kritisnya kawasan hutan lindung.

Malahan, kini sejak merebak-maraknya pendirian obyek wisata pemandian, hotel serta restaurant, lingkungan sekitarnya menjadi relatif kotor, dan berdebu.

Sampah bertebaran dimana-mana, kumuh malahan kerap mengesankan kusam.

Petani Darajat Melepas Dahaga.
Petani Darajat Melepas Dahaga.

Sedangkan yang paling bisa dinikmati wisatawan, Kawasan Wisata Darajat dan sekitarnya, masih berudara sejuk.

Sebab berlokasi pada ketinggian di atas 1.500 mdpl.

 

******

Esay/ Foto :

John Doddy Hidayat.

Produksi : 09 Agustus 2014.

Related posts

Leave a Comment