Misteri Dugaan Kamar “Pembantaian” Cipanas Tarogong Garut

0
205 views

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Sabtu, 08/08 – 2015 ).

bandung26Foto berita Garut News akhir pekan ini, Sabtu (08/08-2015), menyajikan misteri kamar nomor 5 pada Hotel Cipaganti di Cipanas Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat.

Lantaran, salah satu dari sekitar 40 kamar hotel tersebut, terungkap skandal pembunuhan Hayriantira atawa Rian, dengan ditemukannya jenazah tanpa identitas  di bak mandi air panas pada 31 Oktober 2014, bahkan nyaris seluruh kulitnya terkelupas.

Kamar 5 Sejak Beberapa Hari Lalu Dipasangi "Police Line"
Kamar 5 Sejak Beberapa Hari Lalu Dipasangi “Police Line”

Sidik jari korbanpun tak bisa diidentifikasi malahan menjadi tak dikenali.

Berdasar hasil otopsi, penyebab kematian  kehabisan napas terdapat hambatan di kerongkongan. Diduga korban dibekap bantal hingga tewas.

Diduga pula mayatnya dimasukkan ke bak mandi air panas alami yang terus-menerus mengalir.

Diperoleh informasi, tak ditemukan sidik jari pernah bersama korban di dalam kamar. Identitas ditulis di resepsionis hotel. Tercatat masuk kamar itu 30 Oktober 2014 pukul 13.00 WIB, bernama Gerry.

Beranda Depan Kamar Nomor 5.
Beranda Depan Kamar Nomor 5.

Identitas pembunuh justru terkuak dari pengakuan Andi Wahyudi. Kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya, dia mengaku membunuh Hayriantira di Hotel Cipaganti.

Kepada wartawan, Andi juga mengaku membunuh Rian karena emosi.

Kemarahannya memuncak saat perempuan itu menyebut dirinya gay.

Sebabnya, Andi mengaku dirinya tak mau saat perempuan 37 tahun itu mengajaknya berhubungan intim. “Kata-katanya diulang terus, saya juga enggak nyangka bisa melakukan itu,” kata dia, Kamis lalu.

Deretan Puluhan Kamar.
Deretan Puluhan Kamar.

Penghinaan itu membuat Andi mengambil bantal dan membekap wajah Rian.

Andi mengaku sempat bingung saat mengetahui Rian tak bernyawa. Kemudian meletakkan tubuh ibu dua anak ini ke bak mandi berisi air panas.

Andi kemudian pula merapikan semua barang korban dan membawanya. Dia hanya meninggalkan sebuah pakaian bermotif bunga warna biru, dan celana dalam warna hitam.

Suasana Hotel Cipaganti.
Suasana Hotel Cipaganti.

Andi pergi meninggalkan hotel, membuang barang milik Rian di dekat sebuah terminal besar di Garut. “Saya tak ingat terminal apa,” katanya.

Paman Korban Yudi beserta ayah kandung korban Hadi kepada Garut News, Jum’at (08/08-2015), antara lain mengemukakan harapannya, skandal pembunuhan ini bisa terungkap tuntas termasuk motip, serta kemungkinan terdapat dalangnya. Pelakunya juga harus dihukum setimpal dengan kejahatannya.

Proses Penggalian Serta Pemindahan Jenazah Berlangsung Lancar, Meski Sarat Diwarnai Duka Sangat Mendalam Orangtua, dan Keluarga Almarhumah.Penggalian dilakukan, lantaran pihak keluarga korban meminta agar jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarganya di Desa Banjar Lor, Kecamatan Banjar Raharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Proses Penggalian Serta Pemindahan Jenazah di TPU Cibunar, Garut, Berlangsung Lancar, Jum’at (07/08-2015), Meski Sarat Diwarnai Duka Sangat Mendalam Orangtua, dan Keluarga Almarhumah.Penggalian dilakukan, lantaran pihak keluarga korban meminta agar jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarganya di Desa Banjar Lor, Kecamatan Banjar Raharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Dalam pada itu, seorang karyawan hotel kepada Garut News katakan, Sabtu (08/08-2015), tak lama setelah diketemukannya mayat perempuan tak dikenal pada 31 Oktober 2014, seperti biasa banyak tamu lain menggunakan kamar itu.

Kemudian nyaris bersamaan ditemukannya tersangka pembunuhnya, pengunjung hotel mendadak-sontak menjadi sepi, terlebih lagi ketika banyak aparat penegak hukum berdatangan.

Proses Penggalian Makam Asisten Presdir XL Axiata.
Proses Penggalian Makam Asisten Presdir XL Axiata.

Dan kini kamar nomor 5 tersebut, dikelilingi “police line”.

********

Pelbagai Sumber.