Meski Rata Dengan Tanah Masih Menyisakan Kenangan

0
19 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Sabtu, 05/09 – 2015 ).

Antara Lain Pernah Menjadi Studio RSPD Radio Intan Garut, Juga Pernah Menjadi Kantor “Iuran Pembangunan Daerah” (Ipeda), Serta Bekas Terminal AKAP, AKDP.
Antara Lain Pernah Menjadi Studio RSPD Radio Intan Garut, Juga Pernah Menjadi Kantor “Iuran Pembangunan Daerah” (Ipeda), Serta Bekas Terminal AKAP, AKDP.

Agenda pemenuhan kebutuhan perluasan areal pembangunan kompleks Islamic Center Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Antara lain menjadikan kantor Disperindag, dan DLHKP kabupaten setempat di Jalan Pramuka kudu dipindahkan, lantaran kedua perkantoran tersebut dibongkar.

Sebab lokasi lahan bekas kedua dinas itu direncanakan menjadi lahan parkir, dan taman mega proyek ini.

Sehingga selama ini pun bangunan kantor Disperindag telah dikosongkan sejak awal Januari lalu.

Kini Menyisakan Bongkahan Bekas Besi Beton Serta Serpihan Bekas Tembok Bangunan.
Kini Menyisakan Bongkahan Bekas Besi Beton Serta Serpihan Bekas Tembok Bangunan.

Meski kemudian para pegawainya terpaksa berkantor pada bangunan bekas Kantor Bersama Samsat di Jalan Terusan Merdeka Tarogong Kidul.

Lantaran memang kudu kosong, sebagai pegawai, kita menurut saja, ungkap Kepala Disperindag, Eko Yulianto baru-baru ini.

Dikatakan, pihaknya diperintahkan berpindah kantor Desember 2014, namun terlaksana awal Januari karena sempat terkendala mencari kantor sementara.

Kebingungan justru kini melanda para pegawai DLHKP, hingga sekarang mereka masih belum berpindah kantor.

Seluruhnya Rata Dengan Tanah.
Seluruhnya Rata Dengan Tanah.

Mereka juga bingung harus mencari tempat, Apalagi sewaktu-waktu terdapat instruksi pimpinan segera pindah.

Malahan tak hanya itu, perbaikan bangunan kantor sekarang ditempati pun, bingung lantaran khawatir saat perbaikan dilakukan, mereka kudu segera pindah.

Mau diperbaiki, takutnya harus segera pindah. Mau dibiarkan, takut kerusakan semakin parah. Padahal kami masih butuh tempat mengantor.

Apalagi anggaran sekarang banyak dipangkas untuk efisiensi, kata staf DLHKP yang minta tak disebutkan identitasnya.

Komplek bangunan TK Juga Dimusnahkan.
Komplek bangunan TK Juga Dimusnahkan.
Kantor DLHKP Masing Menunggu Giliran Dibongkar.
Kantor DLHKP Masing Menunggu Giliran Dibongkar.

Selain kantor Disperindag dan DLHKP, sebuah bangunan TK sebelah bekas Disperindag juga terkena penggusuran.

Komplek Islamic Center dibangun di atas lahan seluas dua hektare. Memerlukan biaya sekitar Rp15 miliar bersumber APBD Jabar, APBD Garut, dan Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Serta sumbangan PNS.

 *******

Produk Liputan :

Sabtu (05/09-2015).