Mengais Rejeki Sekaligus Mengasuh Anak

Garut News ( Rabu, 29/01 – 2014 ).

Ditenggelamkan Saratnya Muatan.
Ditenggelamkan Saratnya Muatan.

Seorang penduduk Kota Garut, Jawa Barat, ini nyaris setiap hari mengasuh anak bungsunya sambil mengais rejeki.

Meski barang diangkutnya melebihi kapasitas sepeda motor becak dikendarainya, tetapi senantiasa dijalani dengan senang hati.

Sambil Asyik Mengasuh Anak.
Sambil Asyik Mengasuh Anak.

Lantaran profesinya itu, satu-satunya sumber penghasilan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Atawa pemenuhan kebutuhan nafkah keluarga.

Bidikan foto berita ini, Rabu (29/01-2014), ketika melintasi ruas badan Jalan Terusan Pembangunan Garut.

Sedangkan jenis barang diangkut, tergantung konsumen atawa pelanggan, bisa berupa sekam padi, maupun gabah.

Kerap pula membawa serbuk gergaji, guna dijadikan bahan bakar produksi tahu.

Menyusul serbuk gergaji kerap dimanfaatkan para perajin atawa produsen tahu.

"Kehidupan Kudu Terus Berjalan," Katanya.
“Kehidupan Kudu Terus Berjalan,” Katanya.

Lantaran mahalnya bahkan kerap langkanya gas elpiji berkapasitas tiga kilogram.

Seperti sejak beberapa hari terakhir, tabung berisi gas elpiji tiga kilogram nyaris hilang dari pasaran.

Maupun sulit atawa langka bisa ditemukan pada warung maupun kios, nyaris pula pada setiap pemukiman penduduk.

Mengangkut sangat sarat barang, sambil mengasuh anak, meski cukup berbahaya.

Tetapi kehidupan kudu terus berjalan, katanya.

 

******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts