Mengais Pasir Selokan Penuhi Desakan Kebutuhan Hidup

Garut News ( Jum’at, 23/05 – 2014 ).

Iyan lelaki 71 Tahun Setia Mengais Pasir Selokan.
Iyan lelaki 71 Tahun Setia Mengais Pasir Selokan.

Iyan, lelaki kurus berusia 71 tahun, selama ini setiap hari mengais rejeki dari hasil perburuan pasir selokan di pinggir lintasan ruas badan jalan raya Tarogong – Samarang, Garut, Jawa Barat.

Dilakukan guna memenuhi desakan kebutuhan hidup sehari-harinya, meski kerap dipanggang sengatan terik matahari.

Bahkan acap bermandikan guyuran hujan gerimis bersuasana mendung, lantaran setiap terdapat hujan, bisa lebih banyak menuai endapan pasir selokan tersebut.

Kerap Gemetar Kedinginan.
Kerap Gemetar Kedinginan.

Setiap tumpukan pasir kering sebanyak satu bak kendaraan jenis Colt, hanya bisa dijual dengan harga Rp80 ribu.

Padahal tumpukan pasir sebanyak itu, sering hanya bisa terpenuhi selama berhari-hari, ungkap Iyan kepada Garut News, Jum’at (23/05-2014) pagi.

Penduduk Cireungit, tepatnya tak jauh dari Pangkalan Ojek tersebut, selama ini setia menjalani profesinya.

Tumpukan Pasir Dikumpulkannya Selama Berhari-hari.
Tumpukan Pasir Dikumpulkannya Selama Berhari-hari.

Kendati juga bermandikan keringat, atawa gemetar disengat dinginnya luapan selokan, kerap berarus deras.

Lokasi perburuannya di depan komplek perkantoran Dinas “Sumber Daya Air dan Pertambangan” (SDAP), Dinas Bina Marga, serta Dinas Pertacip Garut.

******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment