Memotret Perempuan Mulia Baktikan Diri Untuk Suami

0
42 views
Mantan Pemain Biola Kawakan Masih Bertemankan Kesetiaan Hakiki Istrinya.

Magetan, Garut News ( Senin, 05/11 – 2018 ).

Mantan Pemain Biola Kawakan Masih Bertemankan Kesetiaan Hakiki Istrinya.

Terbukti benar ungkapan mantan Sekjen PBB, Kofi Annan. Dia pernah berucap ; “Mendidik Seorang Perempuan Sama Dengan Mendidik Satu Generasi,  Sedangkan Mendidik Seorang Laki – Laki Adalah Mendidik Dirinya Sendiri.

Ungkapan yang mendunia tersebut, ternyata antara lain bisa dibuktikan Ny. Atik Sri Hadiati, perempuan mulia berusia 57 tahun.

Biola Tua yang Melegenda, Peninggalan Orangtua.

Sepanjang dinamika kehidupannya sejak bersuamikan Agus Murtono (64 tahun), bahkan hingga kini denyut nadi juga tarikan nafasnya semata – mata untuk membahagiakan  suami, agar bisa segera sembuh dari deraan serangan berat “stroke”.

Meski dengan kondisi sosial ekonomi yang tak memadai guna segera memulihkan kesehatan suami. Namun Atik Sri Hadiati tetap tegar malahan kian perkasa banting tulang membantu geliat ekonomi keluarga.

Dengan harapan proses pengobatan suaminya bisa terus berjalan, agar terbebas dari kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Lantaran tanpa darah, otak tak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati, atau tak berfungsi normal.

Ketelatenan Atik Sri Hadiati merawat suami yang kini nyaris masih tak berdaya, menurutnya selain kewajiban istri kepada suami, juga sebagai ladang ibadah kepada Allah SWT, amien ya rabbal alamien.

Beragam Penghargaan yang Menjadfi Kenangan.

Sehingga kesetiaan istri kepada suami tak hanya berlangsung ketika  Agus Murtono masih kerap tampil bersama sejumlah musisi ternama, antara lain Addie Muljadi Sumaatmadja (Addie MS) dengan Twilite Orchestra nya.

Kiprah pemain biola yang kawakan, Agus Murtono pun tak hanya akrab dengan Addie MS si pemegang tampuk konduktor orkestra, juga pianis, pencipta lagu, komponis, arranger, dan sekaligus produser musik.

Membuka Usaha Kuliner Penopang Biaya Pengobatan.

Melainkan juga akrab dengan Sawung Jabo (Mochamad Djohansyah) kelahiran Surabaya, 4 Mei 1951, seniman dan musisi kondang Indonesia dikenal keterlibatannya pada hampir segala bentuk bermusik, teater , melukis, dan tari.

Agus Murtono, banyak membuktikan dirinya piawai bermusik dengan ragam penghargaan yang diperolehnya, termasuk sebagai guru musik, juga di antaranya memajukan kiprah Radio Orkestra Surakarta, hingga pensiun di RRI setempat.

Bermukim Mantan Musisi Biola Kawakan.

Ayah dua anak dan kakek tiga cucu ini kendati tak lagi banyak tampil bermusik dengan raihan banyak uang, namun bertemankan kesetiaan istrinya yang tetap konsiten mendampingi sekaligus merawat suami terserang stroke berat.

Pengorbanan Atik Sri Hadiati pun dengan ikhlas menanggalkan jenjang kariernya  sebagai perawat senior Rumah Sakit Paru, yang pensiun dini pada 2016 silam, semata-mata bertujuan agar bisa sepenuhnya memberi perhatian mendampingi suami di rumah.

Ragam Penghargaan Diperoleh Agus Murtono.

Meski selama ini banyak mantan musisi kawakan, yang tak lagi berjaya pada blantika musik papan atas dan tak lagi mendatangkan uang, malahan ditinggalkan istri tercintanya, “Habis Manis Sepah Dibuang” (Suami Tak Ber – Uang Langsung Ditendang).

Tetapi tak demikian yang dialami Agus Murtono, dia masih memiliki kesetiaan hakiki istrinya, yang tak pernah lekang oleh jaman maupun tak terpengaruh gaya hidup banyaknya perempuan yang hanya berorientasikan uang.

Bukti Pengakuan Berkarya Nyata.

Agus Murtono, kerap memainkan aransemen Wolfgang Amadeus Mozart (Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart), salah satu komponis musik klasik Eropa yang terpenting, dan paling terkenal dalam sejarah.

“Semoga bakti istri yang dibuktikan sosok mulia Ny. Atik Sri Hadiati, bisa memberi banyak inspirasi minimalnya ikut serta berempati mendo’akan kesembuhan suaminya, agar perjuangan berat perempuan mulia tersebut, tak sia-sia bisa segera meraih asa”.

Mereka berdomisili di Kampung Ngadirejo Gurang Gareng Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Menyusul selama ini perhatian bagus pemerintah terhadap seniman kawakan sekali pun, masih tak seelok penghargaan yang diberikannya kepada olahragawan.

Meski demikian, Ny. Atik Sri Hadiati menyampaikan terimakasih yang tulus kepada semua pihak utamanya kalangan seniman dari manapun, yang pernah menyampaikan ragam bantuan penunjang kesembuhan Agus Murtono. Kendati hingga kini juga masih sangat memerlukan proses pengobatannya.

******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here