Masyarakat Garut Diharapkan Tak Kehabisan “Stok” Kesabaran

0
39 views

“Apabila terdapat tumpukan sampah pada drainase di depan rumah, diharapkan keihlasan pemilik rumah mau ‘ngorehkeun’ atawa membersihkannya agar tak terjadi luapan air memenuhi badan jalan”

Garut News ( Rabu, 21/01 – 2015 ).

Eded K. Nugraha Hampir Setiap Hari Libur Bersepeda Berolahraga Bersama keluarga, Sekaligus Langsung Memantau Kondisi Lintasan Ruas Badan Jalan.
Eded K. Nugraha Hampir Setiap Hari Libur Bersepeda Berolahraga Bersama keluarga, Sekaligus Langsung Memantau Kondisi Lintasan Ruas Badan Jalan.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Garut, Ir H. Eded K. Nugraha, M.Si sangat mengharapkan, agar masyarakat di wilayahnya tak kehabisan “stok” atawa persediaan kesabaran.

Dia mengakui kini masih banyak lintasan ruas badan jalan berkondisi rusak.

Sehingga, hendaknya pelbagai elemen dan komponen masyarakat bisa bersabar, lantaran beragam kegiatan rehabilitasi termasuk perbaikan serta pemeliharaan jalan, dan jembatan tahun 2015, masih dipersiapkan proses lelang dimulai akhir Januari ini.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (21/01-2015), juga dikemukakan proses lelang selama 45 hari pada penanganan kondisi infrasrtuktur itupun, dipastikan belum bisa sepenuhnya sekaligus tuntas.

Melainkan bertahap, terencana dan terukur disesuaikan dengan kemampuan anggaran dialokasikan pada Dinas Bina Marga kabupaten setempat.

Karena itu, Eded K. Nugraha bersama seluruh jajaran institusinya sangat mengharapkan pula peran serta masyarakat.

Di antaranya ikut serta peduli jika di depan rumah penduduk terdapat genangan air akibat luapan dari parit atawa saluran, hendaknya bisa membersihkannya sendiri.

Sebab jika hanya mengandalkan aparat dari Dinas Bina Marga, dipastikan terkendala keterbatasan jumlah personil.

“Minimalnya, apabila terdapat tumpukan sampah pada drainase di depan rumah, juga diharapkan keihlasannya pemilik rumah mau ‘ngorehkeun’ atawa membersihkannya agar tak terjadi luapan air memenuhi badan jalan,” imbuh Kepala Dinas Bina Marga, menyerukan.

Bahkan masyarakat pun sesuai kemampuan masing-masing induvidu, bisa bergotong royong berswadaya melakukan penataan, pembenahan juga pengerasan serta pemolesan jalan lingkungan.

Supaya setiap musim penghujan tak becek, serta di musim kemarau tak banyak debu, imbuh Eded pula.

Dikatakan, masyarakatpun memiliki kewenangan menjaga dan memelihara infrastruktur jalan dan jembatan pada lingkungan wilayahnya masing-masing, katanya.

*********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here