Manusia Rawa-rawa yang Mati Mengerikan

Garut News ( Selasa, 05/08 – 2014 ).

Kondisi mayat berusia 2.000 tahun ini masih utuh karena terendam dalam rawa-rawa gambut. (MANCHESTER MUSEUM).
Kondisi mayat berusia 2.000 tahun ini masih utuh karena terendam dalam rawa-rawa gambut. (MANCHESTER MUSEUM).

Tiga puluh empat tahun silam, seorang pria pemotong rumput secara tak sengaja menemukan potongan tubuh manusia tak bernyawa di sebuah rawa-rawa gambut di Desa Cheshire, Inggris.

Mayat itu semula dikira potongan kayu.

Pria itu kemudian memutuskan melanjutkan kerjanya.

Namun langkahnya terhenti, lantaran menemukan potongan kaki manusia tak jauh dari temuan pertama.

Belakangan, setelah diteliti para ahli, potongan-potongan tubuh manusia itu, pria berusia 25 tahun, tinggi sekitar 168 cm seberat antara 60-65 kg.

Arkeolog Rick Turner, berperan besar penelitian arkeologis terhadap “manusia rawa-rawa” itu, masih teringat apa dia rasakan saat itu.

“Itu adalah hari-hari paling menarik dalam karir arkeologi saya,” kata Rick Turner.

Pria malang itu diperkirakan meninggal dunia sekitar 2.000 tahun silam, antara dua tahun sebelum Masehi atawa tahun 115 Masehi.

Kondisi tubuhnya relatif utuh sebab terawetkan baik di dalam rawa-rawa gambut.

“Itulah sebabnya kulitnya relatif utuh, rambut dan jenggotnya terpelihara baik,” kata Rick Turner.

“Ini pertama kalinya, kita bisa melihat wajah seseorang dari masa pra-sejarah Inggris.”

Lindow man

Para ahli kemudian menyebut pria itu sebagai Lindow man, merujuk pada lokasi temuan mayat itu di kawasan rawa gambut Lindow moss.

Dia juga sering disebut sebagai Lindow II, lantaran sebelumnya ditemukan “mayat serupa” pada lokasi sama.

Usai diteliti, tubuh pria itu kemudian disimpan di British Museum, London. Juru bicara museum itu katakan, “Temuan ini salah satu temuan arkeologi paling penting pada 1980-an menimbulkan sensasi di media massa”.

Pria malang itu diperkirakan meninggal dunia sekitar 2.000 tahun silam, antara dua tahun sebelum Masehi atautahun 115 setelah Masehi.

Ritual pengorbanan

Hasil penelitian para ahli menyebutkan, pria itu tewas mengerikan. Dia dipukul pada bagian atas kepalanya dengan benda berat, dan dihajar tulang rusuknya.

Temuan tali tipis di lehernya, dia kemungkinan besar dicekik hingga mematahkan lehernya, sebelum dibenamkan di dalam rawa-rawa.

Meski masih menjadi perdebatan di antara para ahli, kemungkinan pria itu dibunuh untuk sebuah ritual pengorbanan.

*****

Editor : Tri Wahono
Sumber : BBC Indonesia
/Kompas.com

Related posts