Managerial UTD PMI Garut Dikelola Tenaga Dokter

0
42 views
Dr H. Budiman.

Garut News ( Rabu, 06/02 – 2019 ).

Dr H. Budiman.

Penataan managerial ‘Unit Transfusi Darah’ (UTD) PMI Kabupaten Garut, kini ditangani tenaga dokter yang penentuannya ditempuh melalui proses seleksi.

“Sehingga rasanya menjadi ‘plong’, dengan terpilihnya dr Siska sebagai Kepala UTD tersebut,” ungkap Ketua Harian PMI kabupaten setempat, Dr H. Budiman, SE, MSi, MM didampingi Kepala Markas PMI Garut, Agus Heryanto, S.Sos, M.Si.

Agus Heryanto, S.Sos, M.Si.

Lantaran menurut Budiman, selain sesuai AD/ART peraturan organisasi kepalangmerahan yang mensyaratkan Kepala UTD dijabat oleh yang bergelar dokter, juga dipastikan memiliki otoritas menciptakan pembenahan atas kemampuan UTD PMI Garut.

“Semula dijabat oleh yang bergelar non dokter, sehingga sekarang pejabatnya menjadi tenaga yang kompeten saat ini,” katanya.

Sedangkan pada struktur Kepengurusan PMI terdapat Wakil Ketua yang membidangi Pelayanan Kesehatan dan UTD, dijabat Drs H. Rachmat Wijaya (mantan Kepala UTD PMI Garut).

Maka diharapkan memberi energi baru bagi PMI termasuk target – target tugas UTD, yang hingga kini masih dihadapkan dengan kesulitan finansial sebagai dampak perubahan mekanisme klaim ‘Biaya Penggantian Pengolahan Darah’ (BPPD), yang sudah enam bulan masih belum dibayarkan BPJS bernilai Rp6 miliar.

Dikatakan, pelantikan Kepala UTD pun bersamaan diselenggarakannya Raker Pengurus PMI Tingkat Kecamatan se Kabupaten Garut.

Masih menurut Budiman, dari para pendonor di Kota Semarang Jawa Tengah setiap bulannya terkumpul 9.000 labu darah, sedangkan di Kabupaten Garut hanya 1.000 labu darah, sedangkan kebutuhan setiap bulannya 1.500 labu darah.

Kekurangannya berupaya bisa mendapatkannya dari luar kabupaten, karena itu penggantian Kepala UTD sebagai momentum untuk membangun komitment dan soliditas organisasi UTD PMI Garut yang memiliki 20 personil.

**********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here