Mal Tertua Dunia Berusia 2.700 Tahun Ditemukan

by

Garut News, ( Rabu, 16/10 ).

Mal tertua berusia 2.700 tahun ditemukan di kota tua Argilos, bagian utara Yunani. | Jacques Perreault
Mal tertua berusia 2.700 tahun ditemukan di kota tua Argilos, bagian utara Yunani. | Jacques Perreault

Melalui program ekskavasi, arkeolog menemukan pusat perbelajaan atawa mal tertua di dunia pada wilayah utara Yunani.

Mal itu ditemukan Juni 2013 lalu, berusia 2.700 tahun, dan berada di wilayah kota tua Argilos.

Mal pada budaya Yunani masa lalu disebut “portico” atawa “stoa” itu, memiliki struktur terbuka, panjang sekitar 40 meter, terdiri beberapa toko menjual kebutuhan sehari-hari penduduk Yunani kuno.

Area terbuka mal kuno ini, terdiri tujuh ruangan.

Lima di antaranya berhasil diekskavasi arkeolog.

Setiap ruangan berhasil diekskavasi berukuran lebar lima meter berkedalaman 7,5 meter, serta memiliki tinggi 2,5 meter.

“Setiap ruangan, sebuah toko dan seluruhnya berjejer satu sama lain, seperti toko-toko berjejer di pusat perbelanjaan modern,” kata Jacques Perreault, guru besar di Universitas Montreal memimpin riset, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (10/9/2013).

“Kami mengonfirmasi, salah satu toko adalah toko roti. Kami menemukan batu penumbuk tepung dengan tempat pembakaran di dalamnya untuk memanggang. Toko lain, toko minyak zaitun lantaran kami menemukan olive press dipakai menghasilkannya,” katanya.

Sedangkan, pada toko lain, Perreault dan timnya menemukan alu dan lesung.

Hal itu bisa menjadi tanda tempat penemuan alat tersebut sebuah toko kimia, obat, kosmetik, dan make-up.

Argilos, kota mal itu terdapat, terletak di pinggir Laut Aegen serta merupakan koloni Yunani pertama.

Pada masa kejayaannya sekitar abad ke-5 Sebelum Masehi, Argilos salah satu kota terkaya di Yunani.

Argilos terletak di lembah Sungai Strymon.

Muara sungai tersebut terletak tiga kilometer dari Argilos, dan kaya akan emas.

Dengan lokasi dan kekayaan itu, Argilos merupakan tempat strategis pertukaran logam mulia.

Kejayaan Argilos meredup pertengahan abad ke-5 SM Athena membangun kota Amphipolis.

Pada 357 SM, Phillip II menaklukkan semua wilayah, dan memindahkan penduduk dari Argilos ke Amphipolis.

Portico, dahulu umum dijumpai di Yunani Kuno pada abad-3 SM hingga 1 SM.

Namun, portico di Argillos baru saja ditemukan ini merupakan tertua, serta memiliki keunikan tersendiri.

Ilmuwan lama meyakini portico di Argilos, bangunan dibuat pemerintah, dan memiliki arsitektur khas atau seragam.

Namun, penemuan kali ini menunjukkan fakta beda.

Arsitektur portico ditemukan tak punya keseragaman.

Teknik konstruksi, dan batu dari toko satu ke lain menunjukkan setiap toko dibangun tukang berbeda.

Dengan fakta itu, toko mungkin dibangun swasta atawa pemiliknya sendiri.

Perreault mengungkapkan, portico diuraikan penelitian ini baru yang berada di sebelah barat.

Ia katakan, tahun depan, ekskavasi dilakukan di bagian timur.

Terdapat banyak penemuan menunggu.

Editor : Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com