Mahasiswa Garut Desak DPRD Kawal Sampaikan Tuntutan

0
13 views
Demo, Kamis (26/09-2019).
Peserta Demo, Kamis (26/09-2019).

“Meja Kursi Rusak Terinjak Massa”

Garut News ( Kamis, 26/09 – 2019 ).

Sehari setelah pelantikan dan pengesahan Pimpinan DPRD Garut 2019-2024, dan alat kelengkapannya, Selasa (24/09-2019), disambut aksi demo sekitar 300 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi merebak menduduki gedung DPRD, Rabu (25/09-2019).

Mereka mendesak DPRD mengawal menyampaikan tuntutannya ke DPR RI berkaitan sejumlah isu, seperti disuarakan rekan-rekan mahasiswa lainnya dari berbagai daerah di Indonesia saat ini.

Di antaranya menuntut pencabutan draft revisi KUHP, dan pembatalan revisi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mahasiswa juga mengutuk keras segala tindak pidana korupsi, dan penyalahgunaan kekuasaan, menentang setiap upaya pelemahan pemberantasan korupsi, dan menuntut Presiden RI Joko Widodo tidak mengeluarkan ijin terhadap korporasi pelaku pembakaran hutan, serta agar dikeluarkan Perpu pencabutan revisi UU KPK.

“Tujuan kemerdekaan RI tidak akan tercapai selama korupsi marak di Indonesia, selama kebijakan demokrasi tidak mengarah kepada kesetaraan ekonomi. Maka kami yang tergabung dalam Aksi Mahasiswa Garut Menggugat menuntut DPRD RI mencabut draf RUU KUHP, dan RUU KPK !” tandas Koordinator Lapangan Aksi Dadan Nurjaman.

Semula massa mahasiswa berunjuk rasa di halaman gedung DPRD. Namun tak ada anggota DPRD hadir menerima, massa merangsek masuk ruang Rapat Paripurna. Mereka menduduki ruangan tersebut hingga beberapa waktu kemudian Wakil Ketua DPRD Garut Enan dengan sejumlah anggota legislator lainnya muncul menyambut kehadiran mahasiswa.

Tak urung, ruang Rapat Paripurna menjadi riuh. Mahasiswa bergantian berorasi menyampaikan tuntutannya disambut teriakan massa sambil mengacung-acungkan beragam poster.

Mereka pun sempat menyatakan mosi tak percaya terhadap DPRD Garut, dan DPR RI.

Kendati tak ada aksi anarkhis, sejumlah meja, dan kursi tempat para anggota legislator bersidang di ruangan tersebut rusak terinjak-injak massa berdiri, dan berjingkrak-jingkrak di atas meja, dan kursi selama demo berlangsung.

Atas tuntutan massa mahasiswa itu, Wakil Ketua DPRD Garut Enan menyatakan pihaknya siap menyampaikan aspirasi mereka bahkan mengawal mahasiswa berangkat ke Jakarta menyampaikan tuntutannya ke DPR RI.

Setelah mendapatkan tanggapan para legislator tersebut yang dituangkan dalam lembar pernyataan bermaterai, diperkuat pernyataan kepolisian siap mengawal mahasiswa berangkat ke Jakarta, massa mahasiswa pun membubarkan diri.

*******

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here