Longsor Salawu Tewaskan Suami-Istri, Putrinya Selamat

0
121 views
Ilustrasi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 02/10 – 2017 ).

Ilustrasi.

Seorang siswi SMKN 10 Garut Ika Rostika nyaris bernasib sama dengan kedua orang tuanya, Waslim (40), dan Nani (36). Keduanya tewas tertimbun longsor yang menerjang bangunan rumahnya di Kampung Citengek RT 06/01 Desa Kutawaringin Salawu Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (01/10-2017) sekitar pukul 04.30 WIB.

Menyusul material longsoran tak menimbun seluruh tubuh Ika melainkan hingga sebatas leher, Maka kendati tubuhnya tak bisa bergerak sama sekali, pelajar kelas X Multimedia tersebut, masih bisa bernapas, dan berhasil diselamatkan pamannya dibantu penduduk paskakejadian.

Tebing di belakang rumah suami isteri Waslim dan Nani itu longsor lantaran dipicu hujan deras mengguyur selama dua hari terkahir.

Saat kejadian, Waslim dan Nani tertidur ditemani Ika di kamar, Waslim dan Nani tidur di lantai. Sedangkan Ika tidur di atas kasur. Waslim tidur dengan posisi tubuh terlentang menghadap atas. Posisi tubuh Nani menghadap ke samping. Sedangkan Ika menelungkup di atas kasur itu.

Di ruangan tengah rumah, terdapat kakak Ita bernama Deni dengan seorang temannya.
Ketika longsor menerjang rumah, tembok bangunan rumah runtuh langsung menimpa Waslim, Nani, dan Ika. Sedangkan Deni, dan temannya tergusur material longsor hingga keluar rumah.

Deni dari luar rumah langsung berlari-lari sambil berteriak-teriak meminta pertolongan warga.
Warga berdatangan ke lokasi, mereka langsung melakukan pertolongan juga pencarian terhadap korban.

Warga cukup kesulitan melakukan pencarian korban. Hingga kemudian mereka berhasil menemukan posisi Ika berdasar arah suara dari teriakan-teriakannya.

“Semula ditemukan warga itu kaki Ika, dan Alhamdulillah dia selamat. Namun kedua orang tuanya, saat ditemukan, berkondisi meninggal dunia,” kata Kepala SMKN 10 Garut Apip Saeful Bahri usai melayat keluarga korban bersama sejumlah guru.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah terus dilakukan pengurusan, dan dimakamkan di tempat pemakaman umum kampung setempat. Sementara Ika dan kakaknya diungsikan ke rumah kerabatnya terdekat yang dinilai masih aman.

Selain merubuhkan rumah orang tua Ika, longsor juga menyebabkan dua rumah lainnya rusak berat bagian belakangnya, dan empat rumah lainnya dalam kondisi terancam longsor susulan.

“Sebagai belasungkawa serta demi menjamin keberlangsungan pendidikan anak, atas kejadian ini, kami dari pihak SMKN 10 Garut membebaskan seluruh biaya pendidikan atas nama Ika Rostika,” ungkap Apip didampingi seorang guru Rahayu.

Saat bersamaan, selain di Kampung Citengek Desa Kutawaringin, longsor terjadi pula di Kampung Lengkob RT 04/01 Desa Neglasari masih di Kecamatan Salawu menimpa badan Jalan Raya Tasikmalaya-Garut. Akibatnya, arus lalu lintas menghubungkan Garut-Tasikmalaya sempat terputus.

*****

(NZ).