Lintasan Jalan Pembangunan Garut Jadi “Kolam Renang”

0
29 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 08/02 – 2016 ).

Dijadikan Wahana Bermain Anak-anak.
Dijadikan Wahana Bermain Anak-anak.

Bersamaan berlangsungnya puncak “Long Weekend”, Senin (08/02-2016). Bahkan sepekan menjelang Peringatan Hari Jadi Ke-203 Garut (16 Pebruari 1813 – 16 Pebruari 2016).

Kondisi lintasan ruas badan Jalan Pembangunan di seputar Kota kabupaten tersebut, malahan nyaris menyerupai kolam renang.

Pada Senin sore itu, sejumlah anak-anak berasyik-ria bermain air bahkan menyempatkan diri berenang pada genangan air membanjiri lintasan jalan ini.

Nyaris Menyerupai Kolam Renang.
Nyaris Menyerupai Kolam Renang.

Mereka tak peduli terhadap lalulintas ragam jenis kendaraan bermotor, yang super hati-hati melewati jalan protokol tersebut.

Inilah fakta riel, yang juga bisa menjadi salah-satu sumber penyebaran wabah jenis penyakit “demam berdarah dengue” atawa DBD di kabupaten setempat.

Lantaran kerap diperparah acap terjadinya genangan air hingga membanjiri lintasan ruas badan jalan pula, setiap diguyur hujan.

Kondisi miris malahan sangat memprihatinkan tersebut, justru masih berlangsung menjelang kabupaten ini berusia 203 tahun, yang jauh lebih tua daripada usia Proklamasi Kemerdekaan RI.

Lintasan Padat Lalulintas Dijadikan Arena Bermain Anak-anak.
Lintasan Padat Lalulintas Dijadikan Arena Bermain Anak-anak.

Peristiwa yang diabadikan pada Senin (08/02-2016) sore itu, selain pula bisa menebarkan beragam jenis penyakit.

Juga menjadikan kondisi lingkungan sekitarnya kumuh, kotor, serta berbau, apalagi jaringan drainase maupun saluran selokannya relatif tak berfungsi.

Kondisi serupa, acap terjadi pada lintasan jalan di depan Komplek Perkantoran Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

Bahkan terjadi pula pada beberapa titik lokasi di sepanjang lintasan Jalan Pembangunan.

Mereka Bisa Bermain Air Sepuasnya.
Mereka Bisa Bermain Air Sepuasnya.

Meski merupakan jalan protokol yang sering dilintasi para Petinggi Garut.

Karut-marutnya kondisi setiap diguyur hujan itu, selama ini berlangsung saban tahun. Tak berbanding lurus dengan upaya peningkatan jalan berkonstruksi hotmix.

Dalam pada itu, upaya penanggulangannya selama ini mengesankan nyaris tak dilakukan secara menyeluruh dan tuntas.

Melainkan sering mengesankan penanganan yang “tabrak lari”

*******