Lintasan Garut – Pameungpeuk – Bungbulang Lumpuh Total

0
291 views

Garut News ( Ahad, 30/11 – 2014 ).

Pemilik Rumah Korban Bencana Merenungi Nasib. (Foto : John Doddy Hidayat).
Pemilik Rumah Korban Bencana Merenungi Nasib. (Foto : John Doddy Hidayat).

Lintasan ruas badan jalan selama ini menghubungkan Kota Garut-Pameungpeuk dan Garut-Bungbulang terputus total.

Lantaran tertimbun longsor pada badan jalan kedua lintasan lalu lintas di wilayah Selatan Garut tersebut, Sabtu 2(9/11-2014) malam.

Meski tak dilaporkan terdapat korban jiwa, namun penyebab peristiwa ini dipicu derasnya hujan mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore.

Terdapat sebuah truk sempat terseret gerusan longsoran tanah, juga membentur bagian depan bangunan sebuah rumah makan berakibat kaca rumah makan itu hancur.

Sehingga rombongan Bupati Garut tak bisa kembali ke Garut melalui jalur Garut-Pameungpeuk maupun Garut-Caringin-Bungbulang usai menghadiri Hajat Laut di pantai Ranca Buaya Caringin.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten setempat, Dikdik Hendrajaya katakan rombongan bupati terpaksa melalui jalur Cipatujah-Singaparna.

Dikemukakan, terdapat sedikitnya tiga titik longsor jalur Garut-Pameungpeuk. Di antaranya di depan Rumah Makan Gunung Sari Jalan Raya Cikajang-Cisompet atawa Kampung Gunung Gelap, Mekarwangi Cihurip.

Sedangkan ketebalan material longsoran setinggi sekitar 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang 30 meter.

Maka jalur mengubungkan Garut-Pameungpeuk ini, terputus total tak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Tak ada korban jiwa, tetapi sebuah truk diparkir di depan rumah makan sempat terdorong tanah longsoran membentur kaca rumah makan bagian depan,” katanya, Ahad (30/11-2014).

Dikatakan, dibutuhkan alat berat bisa segera membersihkan material longsoran tanah dari badan jalan tersebut.

Sebab, banyak pepohonan besar terbawa longsor dan menimpa badan jalan.

Lintasan Jalan Garut-Bungbulang juga tak bisa dilalui kendaraan lantaran longsor sedikitnya pada empat titik lokasi menimpa ruas badan jalan.

Longsor terjadi di sekitar Curug Ceret Desa Gunamekar Bungbulang, Gunung Wayang Desa Depok Pakenjeng, Kampung/Desa Depok Pakenjeng, dan di Kampung Arinem Jayamekar Pakenjeng.

“Semua (upaya pembersihan jalan) kudu menggunakan alat berat. Kini, aparat dan petugas Dinas Binamarga dibantu warga terus berusaha membersihkan jalan dari material longsor. Mudah-mudahan bisa segera normal kembali,” katanya pula.

Selain longsor, waktu nyaris bersamaan, hujan deras juga menyebabkan banjir bandang di Sungai Cikandang menyapu habis sekitar 30 hektare lahan pertanian sawah berusia tanaman padi sekitar 20-30 hari di Desa Karangsari Pakenjeng.

Ketua Kelompok Tani Sinar Layung Pakenjeng Duduy S memerkirakan, kerugian material akibat banjir bandang itu, mencapai sekitar Rp1 miliar.

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here