Lintasan Balubur Limbangan – Garut Makin Rawan Kecelakaan

0
190 views
Ilustrasi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 20/07 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Para pengguna jasa jalan mengeluhkan kondisi lintasan ruas badan jalan menghubungkan Balubur Limbangan-Garut, lantaran banyak terdapat lokasi amblas, juga bergelombang.

Sehingga kondisi tersebut, tak hanya menyebabkan ketidaknyamanan berkendaraan. Melainkan juga bisa berdampak terjadi kecelakaan lalu lintas. Terutama pengendara tak mengenali medan jalan. Apalagi pada malam berlampu penerangan jalan umum sepanjang lintasannya terbilang masih sangat kurang.

Menuntut para pengendara mesti ekstra hati-hati jika melintas saat hujan atawa paskahujan. Sebab, titik jalan amblas bergelombang kerap tak terlihat, tergenang air hujan.

Pengemudi mobil asal Soreang Bandung, Imron (47) katakan, kondisi badan jalan bergelombang pada jalur jalan lurus mendingan karena kondisi jalan bisa terlihat dari jauh, setidaknya pengendara bisa melihat laju kendaraan lain melintas di depan.

Namun bisa membahayakan, badan jalan amblas atau bergelombang berada di belokan dan tanjakan. Seperti di daerah tanjakan Cipicung Cibiuk arah Limbangan, dan belokan pertigaan depan kantor Polsek Leuwigoong.

“Kalau tak hati-hati, kendaraan mengerem mendadak atau refleks banting stir. Untung di depan maupun di belakang tak ada kendaraan lain,” ungkap Imron, Rabu (20/07-2016).

Ungkapan senada dikemukakan pengendara sepeda motor asal Cibiuk Amil (18). Dikatakan dirinya pernah nyaris mengalami kecelakaan saat sepeda motornya terjerembab badan jalan bergelombang di daerah Leuwigoong.

Padahal ruas jalan Balubur Limbangan-Garut itu, tak asing baginya sebab sering bolak balik melintasinya untuk pelbagai keperluan.

“Saya pernah nyaris terjatuh ketika tiba-tiba sepeda motor terantuk badan jalan menonjol, terhempas ke jalan legok (amblas). Waktu itu malam, dan agak hujan. Saya juga kaget. Padahal jalan ini sering saya lintasi bolak balik,” katanya.

Jalan bergelombang ini, terdapat sejak lama namun hingga kini belum ada tanda-tanda segera dilakukan penanganan. Padahal arus kendaraan melintas kerap ramai.

Ruas jalan tersebut bahkan acap dijadikan jalur alternatif jika terjadi kemacetan akibat ramainya arus kendaraan menuju arah Bandung di Jalan Raya Nagreg-Limbangan. Seperti pada musim arus mudik, dan balik Lebaran Idul Fitri belum lama ini.

Badan jalan mengalami amblas atau bergelombang itu, antara lain sepanjang tanjakan-turunan Cipicung Cibiuk termasuk tanjakan pertigaan arah Pondok Pesantren al Furqon Muhammadiyah Garut Cibiuk, dan ruas jalan Leuwigoong termasuk belokan pertigaan Markas Polsek Leuwigoong arah Bagendit, serta belokan dekat Stasiun Pengisian Elpiji (SPBE) Cimareme Banyuresmi.

Kepala Dinas Binamarga, Eded Komara Nugraha pun bungkam ketika didesak pertanyaan mengenai langkah akan dilakukan menangani banyaknya titik lokasi amblas, dan bergelombang pada ruas jalan Balubur Limbangan-Garut merupakan jalan kabupaten itu.

Dia hanya katakan, kondisi ini akibat umur rencana jalan habis, beban kendaraan melebihi kapasitas, dan kondisi tanah labil, katanya.

********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here